Ketua RW Di kelurahan Anawai,Protes Pernyataan Plt Kadis PUPR Kendari, “Jalan Tunggala Relatif Tidak Mengalami Banjir”

News3 views

GLOBAL SULTRA.COM.KENDARI,- Warga Kelurahan Anawai Kota Kendari mengeluhkan banjir yang kerap melanda permukiman mereka, wilayah ini menjadi langganan banjir. Kondisi ini dinilai minim perhatian oleh Pemerintah Kota untuk penanganan banjir.

Atas kondisi ini Ketua RW 05 Kelurahan Anawai merasa miris atas adanya pernyataan dari PLT Kadis PUPR. Mirkas menyoroti pernyataan Plt Kadis PUPR Kota Kendari yang menyebut wilayah Jalan Tunggala relatif tidak mengalami banjir.

‎Mirkas menilai, pernyataan Plt Kadis PUPR itu cenderung sembarang bicara tanpa data dan fakta. Sebab, wilayah Tunggala merupakan wilayah langganan banjir.

‎”Saya menantang Plt Kadis PUPR Kota Kendari untuk tinggal di tempat kami (Jalan Tunggala), supaya beliau bisa mengetahui fakta yang sebenarnya dialami masyarakat setempat. Sangat disayangkan, ada oknum pejabat sembarang berbicara,” tegas pria yang populer dengan sapaan Ikas itu, Selasa 24 Februari 2026.

‎Olehnya itu, Mirkas meminta Wali Kota Kendari segera mengevaluasi Plt Kadis PUPR Kota Kendari, agar tidak ada lagi oknum pejabat yang sembarang berbicara ke publik tanpa basis data dan fakta yang jelas.

‎”Patut dipertanyakan ini pak Kadis, kemana saja beliau selama ini. Padahal, wilayah kami kerap dilanda banjir. Hal ini menunjukkan betapa wilayah kami masih minim perhatian,” tegasnya.

‎Selain itu, Mirkas menduga, pernyataan Plt Kadis PUPR itu bagian dari upaya untuk melindungi aktivitas pembangunan perumahan yang kian masif.

‎Apalagi, terindikasi banyak oknum developer nakal yang melakukan pembangunan perumahan seenaknya, tak mematuhi kaidah lingkungam atau hunian berwawasan lingkungan.

‎”Saya sudah turun langsung ke lokasi, saya lihat banya developer yang menimbun kali, lalu mengalihkan aliran air ke tempat lain. Bahkan, tidak ada satu pun developer yang membuat kolam retensi,” ungkapnya.

‎Olehnya itu, Mirkas mendesak Wali Kota Kendari mengevaluasi perizinan perumahan, dan bertindak tegas terhadap oknum developer nakal.

‎”Kalau perlu hentikan perizinan untuk para pengembang,” pungkasnya.( Redaksi )

.

Komentar