GLOBAL SULTRA.COM.Kendari, – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (Asprumnas) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Memperkuat Sinergi, Membangun Hunian untuk Rakyat Sultra” tersebut juga dihadiri sejumlah stakeholder serta jajaran pengurus dan anggota Asprumnas Sultra.
Ketua DPW Asprumnas Sultra, Muh. Alkobar, SH, didampingi Sekretaris Riki Fajar bersama jajaran pengurus menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.
“Pada kesempatan ini kami melaksanakan buka puasa bersama dengan mengundang sejumlah stakeholder dan jajaran Asprumnas sebagai bentuk silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan,” ujar Alkobar.
Ia menjelaskan, keberadaan Asprumnas di Sulawesi Tenggara masih terbilang baru, yakni kurang lebih satu tahun. Meski demikian, organisasi tersebut berkomitmen mendukung program nasional pembangunan tiga juta rumah yang merupakan bagian dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, hingga saat ini realisasi pembangunan rumah secara nasional baru mencapai sekitar 278 (dua ratus tujuh puluh delapan) ribu unit dari target tiga juta rumah.
“Dengan kehadiran Asprumnas di Sultra, kami berharap dapat berkontribusi menambah ketersediaan hunian khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Asprumnas Sultra, Riki Fajar, menambahkan bahwa Asprumnas merupakan asosiasi yang mewadahi berbagai pelaku di sektor properti, tidak hanya pengembang perumahan.
“Asprumnas ini mewadahi teman-teman yang berkecimpung di bidang properti, mulai dari pengembang, konsultan hingga pemasaran. Semua kami rangkul untuk bersama-sama menyukseskan program pemerintah, khususnya program tiga juta rumah,” ujarnya.
Dalam mendukung program tersebut, pihaknya juga melakukan percepatan pembentukan kepengurusan di tingkat daerah. Saat ini, Asprumnas Sultra telah membentuk 10 (sepuluh) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di kabupaten dan kota.
“Dari total 17 kabupaten dan kota di Sultra, sudah ada 10 DPD Asprumnas yang mendapatkan mandat. Insya Allah pelantikannya akan diagendakan pada tahun ini,” katanya.
Riki menegaskan, pihaknya mempersiapkan struktur organisasi di daerah agar dapat segera menangkap peluang program perumahan dari pemerintah.
“Kalau kita tidak siap ketika peluang datang tentu akan sulit. Karena itu kami mempersiapkan diri lebih awal agar saat peluang dari pemerintah hadir, kita sudah siap menjalankannya,” tambahnya.
Terkait estimasi kuota pembangunan rumah, ia menegaskan tidak ada batasan tertentu bagi para pengembang yang tergabung dalam Asprumnas, selama mereka memiliki kemampuan untuk membangun.
“Asprumnas menjamin seluruh anggota dapat memperoleh kuota dan proses akad di bank penyalur setelah rumah terbangun. Bank penyalur bisa dari bank pemerintah maupun bank swasta,” jelasnya.
Pihaknya juga berharap pemerintah dapat memberikan kemudahan dalam regulasi penyaluran kredit perbankan, khususnya untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi.
Selain itu, Asprumnas juga menyatakan kesiapan dalam penyediaan lahan serta pengembangan berbagai jenis hunian, tidak hanya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tetapi juga untuk kawasan pesisir, nelayan hingga rumah susun.
“Kami juga mempersiapkan seluruh DPD Asprumnas agar memiliki wawasan dan kesiapan dalam menyerap program pemerintah, sehingga pembangunan perumahan di daerah dapat berjalan maksimal,” pungkasnya. ( Redaksi )


.






Komentar