GLOBAL SULTRA.COM.Konawe Utara,— Ketika bencana datang tanpa aba-aba, negara tidak boleh absen. Prinsip itu dibuktikan secara nyata oleh jajaran Polsek Lasolo yang bergerak cepat dan sigap membantu masyarakat korban bencana angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Lasolo, Senin, 12 Januari 2026, sejak pukul 07.00 WITA hingga selesai.
Sejak pagi hari, tanpa menunggu kondisi sepenuhnya pulih, personel Polsek Lasolo telah berada di tengah permukiman warga yang porak-poranda. Dengan penuh kepedulian dan semangat kemanusiaan, aparat kepolisian memfokuskan tenaga dan waktu untuk membersihkan material bangunan yang roboh, mulai dari atap rumah yang beterbangan, balok-balok kayu yang ambruk, hingga puing-puing bangunan yang menutup akses jalan dan mengancam keselamatan warga.
Di bawah terik matahari pagi dan sisa cuaca ekstrem, anggota Polsek Lasolo bekerja bahu-membahu bersama masyarakat. Tidak ada sekat antara aparat dan warga. Semua menyatu dalam satu tekad: memulihkan harapan dari puing-puing bencana. Dengan peralatan seadanya, para personel mengangkat material berat, menyingkirkan reruntuhan, dan memastikan rumah-rumah warga terbebas dari potensi bahaya lanjutan.
Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Lasolo Ipda Bangkit Prasetyo, S.Tr.K., yang dikenal sebagai Kapolsek termuda di Sulawesi Tenggara. Di bawah kepemimpinannya, jajaran Polsek Lasolo menunjukkan wajah Polri yang responsif, humanis, dan benar-benar hadir di saat masyarakat membutuhkan uluran tangan negara.
“Kami hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi sebagai bagian dari masyarakat. Saat warga tertimpa musibah, sudah menjadi kewajiban kami untuk berdiri paling depan membantu,” tegas Ipda Bangkit Prasetyo di sela-sela kegiatan pembersihan, dengan nada penuh empati dan ketegasan.
Aksi cepat Polsek Lasolo menjadi energi moral bagi warga yang terdampak. Di tengah kelelahan dan kesedihan akibat rumah yang rusak, kehadiran polisi memberi rasa aman sekaligus harapan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi musibah ini. Warga mengaku sangat terbantu, terutama dalam pembersihan material bangunan yang menjadi tahap krusial untuk memulai pemulihan.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa Polri bukan hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga berdiri di garis depan kemanusiaan. Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi terdampak terpantau aman dan kondusif, dengan sebagian besar material bangunan berhasil dibersihkan.
Polsek Lasolo tetap bersiaga dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan serta segera melaporkan jika masih terdapat bangunan yang rawan roboh.
Di tengah puing-puing dan debu bencana, Polsek Lasolo kembali membuktikan satu hal: kepemimpinan muda, cepat, dan berpihak pada rakyat mampu menghadirkan negara secara nyata.( Redaksi )


.






Komentar