Delapan Figur Calon Bupati Muna Barat Ikut Penjaringan di PDI Perjuangan Muna Barat, lni Pesertanya

News968 views

GLOBAL SULTRA.COM.,Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Muna Barat (Mubar) telah menutup proses penjaringan calon Bupati Mubar pada Pilkada 2024.

Dari proses penjaringan calon bupati tersebut, DPC PDI-P Mubar mencatat delapan figur yang telah mendaftarkan diri sebagai calon bupati Mubar.

Dari delapan figur tersebut lima orang Kader dari PDIP dan tiga orang adalah tokoh masyarakat.

“Ada delapan pendaftar yang dinyatakan telah lengkap berkasnya, mereka adalah, Mahmud, SE, La ode muhammad Amsar, La ode Darwin,Fajar Hasan, Achmad Lamani, Al munardin, Habudi dan Dr. Bahri.

Baca Juga:  Tim Wasrik Mabes Polri Periksa Kendaraan dan Alsus Polda Sultra, Pastikan Kesiapan Pemilu 2024

Delapan orang ini telah melakukan proses pendaftaran sesuai mekanisme yang di tentukan oleh partai”, Kata ketua Tem khusus Penjaringan Calon bupati, DPC PDI-P Mubar, I Gede Anggadyana melalui telpon selulernya, Selasa (23/4/2024).

Angga mengatakan bahwa delapan figur yang telah mendaftar sebagai Calon Bupati Mubar di DPC PDI-P Mubar ini akan di bawa di DPD PDI Perjuangan Provinsi, untuk dilaporkan, selanjutnya proses di ambil alih oleh DPD Provinsi.

Baca Juga:  Presiden RI Joko Widodo Berkunjung ke Kab. Konawe Lakukan Dua Agenda, Baca Selengkapnya

“Tugas kita di DPC itu membuka penjaringan pada tanggal 1-20 April. Proses selanjutnya DPD PDI-P yang ambil alih”, terangnya.

Angga mengaku bahwa Proses penjaringan calon bupati di DPC PDI-P Mubar dilakukan secara terbuka dan siapapun bisa mendaftar.

Dari delapan orang yang mendaftar diri sebagai calon bupati di DPC PDIP, tercatat 5 orang kader dan tiga orang adalah tokoh masyarakat.

Baca Juga:  Kapolda Sultra Pimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan STQH Nasional ke-28 di Kendari

Figur Kader partai itu, Mahmud, Al Munardin, Fajar Hasan, Ahmad Lamani, Laode Habudi. Sementara Non kader adalah La Ode Amsar, La Ode Darwin dan Dr Bahri.

“Kita tetap membuka ruang untuk tokoh masyarakat,Tokoh pemuda dan siapa saja, yang sesuai dengan garis perjuangan serta se- ideologi dengan PDI Perjuangan. itu perintah DPP”,pungkasnya. ( Red )

.

Komentar