Pj Gubernur Sultra Ikuti Rakornas Pengawasan Pemerintahan Daerah 2024

News704 views

GLOBAL SULTRA.COM.Batam, – Penjabat (Pj.) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Pemutakhiran Tindak Lanjut Hasil Pengawasan Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri di Swiss-Belhotel Harbourbay Batam, Kepulauan Riau, Senin (7/10/2024).

Rakornas diselenggarakan dari tanggal 7-8 Oktober 2024 ini mengangkat tema “Pengawasan Berdampak Terhadap Keberlanjutan Program Pembangunan Daerah” dalam rangka memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan pembangunan yang berkelanjutan.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Menteri Dalam Negeri, yang diwakili oleh Kepala BPSDM Kemendagri, Sugeng Haryanto. Dalam materi sambutannya, Mendagri menegaskan bahwa APIP adalah tulang punggung dalam pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Baca Juga:  Jenderal TNI (Purn) A.M. Hendropriyono: Kepuasan Publik 82,6% Jadi Apresiasi, Tapi Polri Harus Profesional Setiap Hari

Ia juga menyampaikan arahan Presiden RI terkait peran Pengawas Intern, yang tidak hanya berfokus pada mencari kesalahan, tetapi lebih kepada langkah pencegahan untuk tidak terjadinya penyimpangan dan memberikan solusi yang tepat.

“Pengawasan harus berdampak nyata bagi masyarakat, dengan inovasi khususnya dalam pemanfaatan teknologi,” kata Mendagri.

Lebih lanjut disampaikan penguatan APIP, Mendagri menginstruksikan segera menindaklanjuti Surat Edaran Bersama (SEB) tentang Penguatan APIP yang terfokus pada pengawasan anggaran, sumber daya manusia, independensi dan objektivitas, serta peran APIP dalam memberikan layanan konsultasi.

Baca Juga:  Non Eksekutable Dinilai Cacat Hukum, Kuasa Hukum Kopperson Akan Menempuh Langkah Hukum Melalui Kasasi 

Mendagri menekankan juga pentingnya memenuhi area intervensi _Monitoring Center Prevention_ (MCP) dengan tujuan setiap indikator yang dipantau benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pj Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto, menyampaikan bahwa pengawasan yang kuat harus berfokus pada peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Pengawasan adalah alat untuk memastikan bahwa program-program pemerintah berjalan sesuai tujuan dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Bukan hanya untuk mencegah terjadinya penyimpangan, tetapi juga untuk memperbaiki kinerja, sehingga pembangunan yang dilakukan bisa tepat sasaran, efisien, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Andap.

Baca Juga:  Patroli Subuh Selama Ramadan, Polres Konawe Utara Antisipasi Balapan Liar di Bundaran CBD Wanggudu

“Pemprov Sultra berkomitmen untuk terus meningkatkan peran serta pengawasan, baik internal maupun eksternal dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” tambahnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, para Irjen Kementerian/Lembaga, para Pj Gubernur seluruh Indonesia, Inspektur Daerah seluruh Indonesia, Kepala Perwakilan BPK/BPKP dan Ombudsman Kepri.(Red)

.

Komentar