Polda Sultra Bersama Resimen II Pelopor Pasukan Brimob II Launching Program Ketahanan Pangan

News575 views

GLOBAL SULTRA.COM.Kendari, – 6 November 2024 – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Resimen II Pelopor Pasukan Brimob II resmi meluncurkan program ketahanan pangan di Pusat Ketahanan Pangan Polda Sultra dan Resimen II Pelopor Pasukan Brimob II. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 16.00 hingga 17.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Danpas Brimob II Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H., dengan dukungan sejumlah pejabat lainnya.

Baca Juga:  Penyidik Ditreskrimum Polda Sultra Kirim Berkas Perkara Anggota DPRD Wakatobi Atas Penganiayaan di Kejati Sultra

Dalam acara tersebut, Brigjen Pol. Arif Budiman didampingi oleh Karolog Polda Sultra, Dir Binmas Polda Sultra, Danmen II Pelopor Pasbrimob II, Dansat Brimobda Sultra, serta Kepala Cabang Bank Mandiri Anduonohu. Peluncuran ini merupakan langkah strategis guna memperkuat ketahanan pangan di wilayah Sultra, sebagai bagian dari Program Asta Cita Presiden RI sebagai bagian dalam mendukung stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Polantas Menyapa, Satlantas Polres Konawe Utara Berikan Bendera Hingga Pesan Keselamatan kepada Sopir Truk

Program ketahanan pangan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, terutama dalam menyediakan pasokan bahan pangan di tengah ketidakpastian global.

Ketahanan pangan memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan Indonesia, karena negara yang mampu mencukupi kebutuhan pangan masyarakatnya tidak hanya lebih mandiri tetapi juga lebih kuat menghadapi berbagai krisis global. Dengan memperkuat ketahanan pangan, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan pangan, melindungi ekonomi nasional, serta memastikan stabilitas sosial di tengah tantangan seperti perubahan iklim dan krisis ekonomi. Program ketahanan pangan yang diluncurkan oleh Polda Sultra dan Resimen II Pelopor Brimob II ini menjadi langkah konkret untuk mendukung kedaulatan bangsa melalui pemenuhan kebutuhan dasar yang berkelanjutan bagi masyarakat.(Red)

.

Komentar