Skandal Panas! Ibu Rumah Tangga Grebek Suami Guru Saat Bersama Selingkuhan di Hotel, Polisi Bertindak Tegas

News965 views

GLOBAL SULTRA.COM.Kendari,– Kisruh rumah tangga berujung penggerebekan terjadi di sebuah hotel kawasan Kambu, Kota Kendari, Sabtu (3/5/2025) sekitar pukul 14.00 WITA. Seorang ibu rumah tangga berinisial J (50) memergoki suaminya, AYD—guru SMAN 10 Konawe Selatan—sedang berada dalam kamar hotel bersama PM, guru SMAN 10 Kendari.

Didampingi keluarga, J langsung menggerebek pasangan tersebut dan kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Poasia pada pukul 19.20 WITA, dengan didampingi kuasa hukumnya, Jumadan Latuhani, S.H.

Baca Juga:  Kampanye Dialogis Cagub dan Cawagub di Konawe Utara Berjalan Aman dan Kondusif

“Klien kami tidak hanya mengalami penghianatan secara pribadi, tetapi juga tekanan psikologis yang luar biasa. Kami meminta aparat penegak hukum bertindak secara tegas dan profesional,” kata Jumadan.

Pihak Polsek Poasia AKP. Jumiran, SH telah mengonfirmasi laporan dan menyatakan bahwa kasus ini ditangani secara serius tanpa toleransi terhadap potensi pelanggaran hukum.

“Laporan telah kami terima dan kami tidak akan main-main. Saat ini kami sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap saksi-saksi, serta visum terhadap perempuan yang diduga terlibat. Jika terbukti ada pelanggaran, siapapun yang bersalah akan kami proses sesuai hukum. Ini bukan perkara sepele,” tegas salah satu petugas senior Polsek Poasia.

Baca Juga:  Polres Konawe Utara Turunkan 114 Personel Amankan Kampanye Akbar Paslon Pilkada 2024

Lebih lanjut, Kapolsek Poasia, AKP. Jumiran, SH, saat dikonfirmasi pada Sabtu (3/5/2025), menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menangani kasus ini secara profesional dan transparan.

“Kami memahami sensitivitas kasus ini, apalagi melibatkan ASN dan pendidik. Oleh karena itu, proses penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh. Kami telah memintai keterangan dari para pihak yang terlibat, termasuk saksi dari pihak pelapor,” ujar AKP. Jumiran, SH

Baca Juga:  Kapolres Konut Pimpin Press Release Kasus Narkotika Hingga April 2024 BB Mencapai 124,08 Gram

Ia juga menambahkan bahwa hasil visum dan pemeriksaan lanjutan akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.

“Apabila ada unsur pidana, tentu akan kami tindak sesuai dengan hukum yang berlaku. Namun, kami juga mengimbau agar masyarakat tidak berspekulasi dan menyerahkan proses ini kepada pihak berwenang,” tutupnya.(Redaksi)

.

Komentar