PP GPA Apresiasi Pengungkapan Ribuan Kasus Premanisme di Seluruh Indonesia

News625 views

GLOBAL SULTRA.COM.Jakarta.- Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA) mengapresiasi pengungkapan 3.326 kasus premanisme dalam operasi kepolisian kewilayahan yang digelar serentak sejak 1 Mei 2025.

Ia menilai tingginya angka pengungkapan kasus premanisme tak lepas dari ketegasan arahan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada jajaran polda, polres hingga polsek di seluruh Indonesia.

“Menurut kami dengan waktu yang singkat Polri tumpas premanisme dan Polri fokus menindak pemerasan terhadap warga yang usaha, pungli, pengancaman, pengeroyokan, penganiayaan, hingga penyebaran ujaran kebencian dan penculikan,” ujar Ketua Umum PP GPA, Aminullah Siagian, Selasa (13/5/2025).

Baca Juga:  Gubernur Lepas 22 Kafilah STQH Sultra Menuju STQH Nasional XXVIII 2025

Aminullah menyebut langkah cepat kepolisian merespons keresahan dan gangguan keamanan di tengah masyarakat akibat aksi premanisme mendapat dukungan masyarakat.

“Langkah ini sangat didukung masyarakat, dan masyarakat berterima kasih kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit karena tidak ada lagi yang mengganggu kenyamanan warga dalam usahanya,” ujar Aminullah.

Ia aksi premanisme tak bisa dibiarkan. Oleh sebab itu penindakan yang masif terhadap kejahatan ini telah memberi hawa segar, khususnya bagi pelaku usaha dan industri.

Baca Juga:  Prestasi di Era YM La Ode Riago Sangia Kobenteno MAKN Muna,Akan Tampil Pada Festival Budaya di Keraton Kasunanan Surakarta

“Penegak hukum tidak membiarkan premanisme dalam bentuk apapun, tidak bisa dibiarkan. Kapolri berhasil memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha, ruang publik dan iklim bisnis terus kondusif,” tutur Aminullah.

“Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit dan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia atas keseriusan dalam menumpas premanisme selama operasi ini. Kami juga mendukung polda, polres, polsek terus melakukan Penanganan aksi premanisme ini,” sambungnya.(Redaksi)

.

Komentar