Gubernur Buka Rakor Pendidikan Sultra, Tegaskan Kepala Sekolah Wajib Dukung Program Strategis Nasional

News452 views

GLOBAL SULTRA COM.KENDARI, – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, secara resmi membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Program Pendidikan yang diikuti oleh para kepala SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta se-Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra di Hotel Sahid Azizah Syariah Kendari, Senin (27/10/2025).

Acara ini dihadiri seluruh kepala satuan pendidikan tingkat menengah dari 17 kabupaten/kota se-Sultra. Dalam arahannya, Gubernur Andi Sumangerukka menekankan pentingnya menyelaraskan program pendidikan daerah dengan kebijakan strategis nasional.

Baca Juga:  Catat Rekor MURI, 1000 Dulang, Warnai Tradisi Pesta Budaya KKMM Sultra di Kawasan Eks MTQ Kendari

“Kepala sekolah wajib mendukung dan menyelaraskan program daerah dengan kebijakan strategis nasional agar pelaksanaannya efektif dan berdampak nyata bagi peserta didik,” tegas Gubernur.

Gubernur menekankan tujuh program unggulan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang harus menjadi acuan utama. Serta mendukung program strategis nasional yang ada di daerah Sultra antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Unggul Garuda, Sekolah Rakyat, Revitalisasi Pendidikan, serta Digitalisasi Pendidikan.

Baca Juga:  Kapolres Bersama Ketua Bhayangkari Cabang Konawe Utara Sambut Kunjungan Kerja Ketua Bhayangkari Daerah Sultra dan Rombongan

Selain itu, Gubernur mengingatkan pentingnya penyamaan persepsi antar kepala sekolah agar seluruh kebijakan pendidikan berjalan searah dan konsisten. Beliau juga mendorong optimalisasi fasilitas pendidikan untuk meningkatkan kecerdasan, kreativitas, dan karakter peserta didik.

Lanjut gubernur, pemerataan bantuan pendidikan,harus disesuaikan dengan jumlah siswa dan beban kerja masing-masing sekolah. Porsi antara pelayanan pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik pun harus seimbang.

Gubernur menegaskan pengangkatan dan pemberhentian kepala sekolah akan dilakukan berdasarkan profesionalisme, integritas, dan kompetensi, serta sesuai regulasi yang berlaku. Kepala sekolah juga diingatkan untuk menjadi teladan bagi guru dan peserta didik.

Baca Juga:  Panda Polda Sultra Sosialisasikan Inovasi Barcode dalam Seleksi Rikkes Tahap I Rim Terpadu 2025, Bakal di Laksanakan Setelah Lebaran IdulFitri 1446 Hijriah

“Tidak boleh ada kesenjangan kesejahteraan antar guru. Ini akan menjadi bahan evaluasi pemerintah provinsi untuk memastikan keadilan dan pemerataan kesejahteraan di sektor pendidikan,” jelasnya.

Melalui rakor ini, Pemerintah Provinsi Sultra menegaskan komitmen memperkuat koordinasi lintas satuan pendidikan serta mendorong terciptanya sistem pendidikan yang lebih berkeadilan, adaptif, dan berdaya saing tinggi di seluruh wilayah Sultra.

(Redaksi)

.

Komentar