Resmob Polda Sultra Gerak Cepat Amankan Pelaku Penganiayaan Anggota Polri di Kota Kendari

News185 views

GLOBAL SULTRA COM.Kendari, — Resmob Ditreskrimum Polda Sulawesi Tenggara merespon cepat kasus penganiayaan yang mengakibatkan meninggal seorang anggota Polri, La Ode Salman (37), terjadi di Lorong Merak, Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari. Korban diduga dianiaya menggunakan sebilah badik oleh pria berinisial JU (43).

Saat menerima laporan pada Sabtu (15/11/2025) dini hari, Tim Resmob Polda Sultra langsung bergegas menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Setibanya di lokasi, petugas mengamankan pelaku yang masih berada di sekitar TKP sambil menggenggam sebilah parang.

Dengan sigap petugas mengamankan area tempat kejadian yang merupakan rumah pelaku. Ketika hendak diamankan, pelaku sempat berupaya melakukan perlawanan, namun anggota Resmob berhasil melakukan pendekatan persuasif sehingga pelaku dapat diamankan dengan baik tanpa menimbulkan keributan.

Baca Juga:  Jalin Silahturahmi dengan Awak Media, Bank Sultra Gelar Buka Puasa Bersama Wartawan

Karena kondisi pakaian pelaku berlumuran darah, tim segera mengevakuasinya ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk pemeriksaan medis awal sebelum dibawa ke Polda Sultra.

“Usai dari rumah sakit, pelaku kemudian kami bawa ke Polda Sultra untuk dilakukan pemeriksaan dan pengusutan lebih lanjut,” ujar Kanit Resmob Polda Sultra, AKP Gayuh Pambudhi Utomo.

Baca Juga:  Polresta Kendari Bangun Fasilitas Air Bersih di Gereja Yerikho Lapulu Sambut Hari Bhayangkara ke -78

Gayuh menegaskan bahwa langkah cepat petugas merupakan bagian dari komitmen Polda Sultra dalam merespons setiap laporan masyarakat, terutama kasus yang berkaitan dengan hilangnya nyawa seseorang.

Dari identifikasi awal, pelaku diketahui merupakan PNS yang bertugas di Kota Kendari. “Motif sementara masih kami dalami. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan,” tambah AKP Gayuh.

Korban ditemukan meninggal dunia akibat luka tusukan badik. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.30 WITA di Jalan Budi Utomo, Lorong Merak. Korban merupakan anggota Polri yang bertugas di Polres Tolikara serta pelatih atlet paralayang.

Baca Juga:  Meriahkan HUT Ke-67 Kodam XIV/ Hasanuddin, Brimob Polda Sultra Donor Darah Di Makorem 143 HO

Diketahui, bahwa korban merupakan ponakan dari istri pelaku dimana sebelum kejadian korban menginap di rumah pelaku lalu korban terbangun dari tidur karena mendengar ribut dalam rumah antara pelaku dan istrinya sehingga korban datang untuk melerai namun pelaku balik menyerang korban menggunakan badik hingga tidak bernyawa ditempat kejadian.

Saat ini pelaku telah diamankan oleh penyidik jajaran Ditkrimum Polda Sultra untuk dilakukan pendalaman terkait motif peristiwa yang dilakukan. ( Redaksi)

.

Komentar