Diduga Cemburu, Seorang Pria di Desa Pariama Konut Nekat Mengakhiri Hidup, Polsek Wiwirano Lakukan TPTKP

News186 views

GLOBAL SULTRA.COM.Konawe Utara,— Suasana duka menyelimuti Desa Pariama, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara, setelah seorang pemuda berinisial MF (25) ditemukan meninggal dunia akibat dugaan bunuh diri pada Selasa sore (27/1/2026).

​Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 15.15 wita di kediaman korban. Berdasarkan informasi yang dihimpun, motif kejadian diduga kuat karena korban merasa sakit hati dan cemburu setelah melihat istrinya sedang bersama kerabatnya di dapur.

Baca Juga:  Kader Lingkungan Hidup Muhammadiyah Akan Berperan Aktif Gaungkan Advokasi Green Mining di Sultra

​Kronologi kejadian menurut keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 15.10 WITA. Korban sempat melakukan percobaan mengakhiri hidup dengan meminum cairan insektisida (Decis), namun berhasil dicegah oleh istrinya (FY) dan saksi lain (M). Setelah ditenangkan, korban kemudian berpamitan masuk ke dalam kamar untuk menenangkan diri.

​Nahas, berselang 15 menit kemudian, saat sang istri hendak mengambil barang di dalam kamar, ia menemukan korban dalam posisi tergantung. Teriakan histeris saksi memancing kedatangan warga sekitar, termasuk saksi H (seorang Komcad) dan M (Sekdes Desa Pariama).

Baca Juga:  Kalemdiklat Polri Beri Arahan Langsung ke Personel SPN Polda Sultra, Tekankan Pengendalian Pendidikan Berkualitas

​Upaya Penyelamatan
​Pihak keluarga dan warga segera mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Langgikima untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setibanya di Puskesmas, petugas medis menyatakan bahwa nyawa korban sudah tidak dapat tertolong lagi.

Mendapat informasi kejadian dari masyarakat, ​Kepolisian Resor Konawe utara melalui Polsek Wiwirano dipimpin Kapolsubsektor Ipda Rusli Jaya langsung mengambil langkah-langkah prosedural dengan cara mendatangi dan melakukan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TPTKP), mengawal proses evakuasi korban ke Puskesmas.

Baca Juga:  JMSI Sultra Berkomitmen Terus Menempuh Langkah Hukum dan Administratif, Terkait Dugaan Pelanggaran Etik Oknum Kadis Pariwisata

Selanjutnya ​mencatat dan melakukan interogasi awal terhadap para saksi di lokasi kejadian.
​Jenazah korban saat ini diserahkan kepada pihak keluarga. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan ruang bagi keluarga yang sedang berduka.( Redaksi )

.

Komentar