Jumat Curhat Polda Sultra Bersama Komunitas Burung Kendari, Serap Keluhan Narkoba Hingga Cyber Crime

News10 views

GLOBAL SULTRA.COM.KENDARI, – Jajaran Polda Sulawesi Tenggara kembali menggelar program “Jumat Curhat” sebagai wadah dialog langsung dengan masyarakat. Kegiatan kali ini dilaksanakan bersama Komunitas Burung Kendari di Maimo Cafe & Bistro pada Jumat (13/2/2026) pukul 08.00 Wita hingga selesai.

Program Jumat Curhat dihadiri perwakilan sejumlah satuan kerja di lingkungan Polda Sultra, antara lain Ditreskrimsus, Ditlantas, Ditpolairud, Ditreskrimum, Ditresnarkoba, Ditintelkam, Dirsamapta, Dirbinmas, Bidpropam, serta Bid Dokkes. Dari unsur masyarakat, hadir para anggota Komunitas Burung Kendari dan pegiat kicau mania.

Baca Juga:  Dirbinmas Polda Sultra Hadiri Kegiatan Baksos Sunatan Massal Dalam Rangka HUT ke-80 RI

Kegiatan dipimpin oleh perwakilan Subdirektorat Tindak Pidana Korupsi Ditreskrimsus Polda Sultra yang menjelaskan bahwa Jumat Curhat merupakan program rutin nasional kepolisian untuk menyerap aspirasi, keluhan, dan aduan masyarakat secara langsung. Melalui forum ini, kepolisian berharap tercipta komunikasi dua arah guna menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan secara bersama.

Dalam sesi dialog, sejumlah isu strategis mengemuka. Ketua komunitas kicau mania, Qadri, menyoroti peredaran narkoba yang dinilai berpotensi memicu tindak kriminal lain seperti pencurian dan kekerasan jalanan. Ia berharap aparat kepolisian meningkatkan pendekatan edukatif melalui perangkat wilayah seperti RT dan desa agar pengawasan terhadap peredaran narkotika dapat dilakukan sejak dini.

Baca Juga:  Kapolres Konut Pimpin Sertijab Pejabat Utama Dilanjutkan Acara Kenal Pamit Serta Perayaan Ultah Personel

Keluhan lain disampaikan Aris terkait kendaraan truk pengangkut material tanpa penutup bak. Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan karena material seperti pasir dan kerikil kerap tumpah ke badan jalan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Sementara itu, Adi mengangkat persoalan kejahatan siber berupa penipuan online yang semakin marak dan meresahkan masyarakat. Ia meminta kepolisian memperkuat langkah pencegahan dan sosialisasi literasi digital agar masyarakat lebih waspada terhadap modus penipuan berbasis teknologi.

Baca Juga:  Kearifan Masyarakat Bali Sejalan Dengan Semangat World Water Forum ke-10

Menanggapi berbagai masukan tersebut, perwakilan kepolisian menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti setiap aspirasi melalui peningkatan patroli, edukasi keselamatan berlalu lintas, sosialisasi bahaya narkoba, serta penguatan upaya pencegahan kejahatan siber.

Secara keseluruhan, kegiatan Jumat Curhat berlangsung aman dan lancar. Forum ini diharapkan terus menjadi sarana efektif dalam mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Sulawesi Tenggara.( Redaksi )

.

Komentar