Wagub Sultra Ir. Hugua Tegaskan, Safari Ramadhan 1447 H, Puasa Sarana Menumbuhkan Empati Sosial

News468 views

Global Sultra com. Kendari, – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling, menegaskan bahwa ibadah puasa tidak hanya melatih pengendalian diri, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan empati dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat melaksanakan Safari Ramadan 1447 H/2026 M di Masjid Al-Alam Kendari, Jumat (20/2/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekda Sultra, Asisten Setda Sultra, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sultra, para Kepala OPD lingkup Pemprov, serta Tim Safari Ramadan Biro Kesejahteraan Rakyat.

Baca Juga:  Sambut Kafilah STQH Nasional XXVIII 2025, Gubernur Sultra STQH Momentum Pererat Persaudaraan dan Kebersamaan Bangsa

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan dapat bersilaturahahmi bersama masyarakat Kota Kendari.

Ia menegaskan bahwa momentum Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ikhtiar memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Mengusung tema ceramah “Puasa Sarana Mengendalikan Ego dan Melepaskan Kelekatan Duniawi”, Hugua menjelaskan terdapat tiga bentuk ego yang dilatih dan dikendalikan melalui ibadah puasa.

Baca Juga:  Bedah Rumah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-78 Dimulai, Tim Polda Sultra Lakukan Survei dan Pengukuran di Kelurahan Abeli

Pertama, ego terhadap keinginan fisik seperti makan dan minum. Meski halal, pada siang hari Ramadan umat Islam diperintahkan untuk menahannya sebagai bentuk latihan pengendalian diri.

Kedua, ego emosional berupa amarah dan reaksi berlebihan. Selama berpuasa, umat diajarkan untuk menjaga ucapan dan sikap agar tidak mudah tersulut konflik.

Ketiga, ego duniawi yang berkaitan dengan keserakahan dan kepentingan pribadi. “Puasa menumbuhkan kesadaran bahwa hidup tidak semata mengejar harta atau kedudukan, tetapi untuk beribadah kepada Allah SWT,” ujarnya.

Baca Juga:  Cegah Gangguan Kamtibmas, Personel Gabungan Gelar Patroli Skala Besar di Kota Kendari

Ia menambahkan, nilai puasa sejatinya harus tercermin dalam kehidupan sosial sehari-hari. Ramadan menjadi momentum memperkuat solidaritas, membantu fakir miskin, menyantuni anak yatim, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama sebagai wujud nyata empati sosial.

(Redaksi Globalsultra)

.

Komentar