Pemprov Sultra Bersama Polda Sinergi Pantau Harga Pangan. Kapolda : Harga Pangan Relatif Stabil

News511 views

GLOBAL SULTRA.COM.Kendari,- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara bersama Polda Sultra memperketat pengawasan harga dan ketersediaan pangan dengan melakukan pemantauan langsung di sejumlah pusat perbelanjaan dan gudang logistik, Rabu 4 Maret 2026.

Pemantauan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka bersama Kapolda Sultra Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga stabilitas harga serta pasokan bahan pokok menjelang Ramadan hingga Lebaran 2026.

Baca Juga:  Sekda Sultra Sampaikan Arahan PJ Gubernur Dalam Rakor lndeks Ketertiban Umum Pada Pemilu Dan Pemilihan Kepala Daerah Secara Virtual

Sejumlah lokasi menjadi sasaran pengecekan, di antaranya Pasar Korem, Bulog, PT WINGS, serta Hypermart The Park Kendari.

Di lokasi, Gubernur dan Kapolda berinteraksi langsung dengan para pedagang untuk menggali informasi terkait harga dan ketersediaan kebutuhan pokok. Komoditas yang dipantau meliputi beras, minyak goreng, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, hingga telur ayam ras.

Baca Juga:  Ratusan Personel Gabungan Polda Sultra dan Polres Kendari Amankan Kampanye Akbar Cagub di Lapangan Benu benua

Berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah komoditas pangan terpantau relatif stabil dan tidak ditemukan lonjakan signifikan. Pasokan dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan selama Ramadan hingga menjelang Lebaran 2026 berada dalam kondisi aman. “Kami telah melakukan pemantauan bersama Kapolda Sultra. Hasilnya, seluruh komoditas terpantau aman dan stabil,” ujarnya.

Baca Juga:  H.Ir.Ridwan Bae : Gaspol Perjuangkan Infrastruktur Sultra di Pusat, Soroti Jalan Rusak Hingga Banjir di Kendari

Sementara itu, Kapolda Sultra Irjen Didik Agung Widjanarko mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. Ia menegaskan, kepolisian akan terus melakukan pengawasan rutin terhadap distributor dan pasar. “Jika ditemukan praktik penimbunan bahan pokok yang disengaja, kami akan menindak tegas sesuai ketentuan hukum,” tegasnya.( Redaksi )

.

Komentar