Mengejutkan Datang Dari Pucuk Birokrasi Pemprov. Jenderal ASN Asrunlio Resmi Undur Diri Dari Jabatannya

News40 views

Global Sultra com.Kendari,- Keputusan mengejutkan datang dari pucuk birokrasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio, resmi memilih mundur dari jabatannya, sebuah langkah yang langsung menyita perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi.

Informasi tersebut dikonfirmasi oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, Prof Andi Khaeruni, yang menyebutkan bahwa keputusan itu diambil secara sadar oleh Asrun setelah lebih dari tiga tahun mengemban peran strategis sebagai Sekda.

Namun, di balik pengunduran diri itu, tersimpan alasan yang tidak biasa bagi seorang pejabat tinggi. Asrun Lio justru memilih kembali ke dunia akademik tempat ia memulai karier demi mengejar satu target prestisius: gelar profesor.

Baca Juga:  Dirbinmas Polda Sultra Buka Rapat Koordinasi dan Training of Trainer Ketahanan Pangan 2025

Langkah ini dinilai sebagai keputusan berani. Di saat banyak pejabat berlomba mempertahankan jabatan, Asrun justru meninggalkan posisi elit demi capaian intelektual yang lebih tinggi.

Lahir di Buton pada 25 Mei 1968, Asrun Lio memang bukan sosok baru di dunia pendidikan. Ia merupakan akademisi tulen yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di lingkungan kampus, khususnya Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.

Riwayat pendidikannya menunjukkan konsistensi di bidang akademik. Ia mengenyam pendidikan dasar hingga menengah di Baubau sebelum melanjutkan studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris di UHO dan lulus dengan predikat cumlaude pada 1990.

Karier akademiknya terus menanjak. Ia meraih gelar Magister Humaniora (M.Hum) dari Universitas Hasanuddin pada 1997, sebelum akhirnya menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Australian National University (ANU), Canberra, Australia, dan meraih gelar Ph.D pada 2016.

Baca Juga:  Polres Konawe Utara Laksanakan Patroli Subuh Antisipasi Balapan Liar di Bundaran CBD Wanggudu

Sebelum terjun penuh ke birokrasi, Asrun telah menorehkan berbagai jabatan penting di lingkungan kampus, mulai dari Kepala UPT Bahasa, Kepala Pusat Studi Eropa, hingga Sekretaris Senat UHO.

Namanya mulai menguat di lingkup pemerintahan saat dipercaya menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra pada 2020.

Kariernya kemudian melesat hingga dipercaya sebagai Penjabat Sekda pada 2022, sebelum akhirnya dilantik sebagai Sekda definitif pada 11 Januari 2023 oleh Gubernur Ali Mazi.

Selama menjabat, ia dikenal sebagai figur yang memiliki latar belakang akademik kuat dengan pendekatan kebijakan berbasis pendidikan.

Baca Juga:  Turnamen Badminton Kapolres Konut Cup 2026 resmi dimulai, Ajang Perkuat Sinergitas Bersama Masyarakat

Kini, di usianya yang akan menginjak 58 tahun pada Mei 2026, Asrun tampaknya tidak ingin melewatkan momentum penting dalam dunia akademik. Seperti diketahui, batas ideal bagi dosen untuk meraih jabatan profesor umumnya sebelum usia 60 tahun.

Keputusan ini pun memunculkan beragam respons. Sebagian kalangan menilai langkah tersebut sebagai bentuk idealisme seorang akademisi, sementara lainnya melihatnya sebagai sinyal kuat bahwa dunia pendidikan masih menjadi panggilan utama bagi Asrun Lio.

Dengan rekam jejak panjang di dunia pendidikan dan birokrasi, langkah Asrun kembali ke kampus bukan sekadar perpindahan karier, melainkan sebuah “comeback” menuju puncak tertinggi dalam dunia akademik.

(Redaksi Globalsultra)

.

Komentar