Gubernur Sultra Tegaskan Tata Kelola Pertanahan Bersih Demi Kepentingan Rakyat

News798 views

Global Sultra com. Kendari, – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menghadiri rapat koordinasi pencegahan korupsi pelayanan publik di bidang pertanahan dan aset Barang Milik Daerah (BMD) yang digelar di Kantor Gubernur Sultra, Kamis (7/5/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa sektor pertanahan dan pengelolaan BMD memiliki peran yang sangat vital dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah. Menurutnya, kedua sektor tersebut masih menghadapi berbagai persoalan kompleks, mulai dari ketidakjelasan status kepemilikan lahan, tumpang tindih pemanfaatan ruang, belum optimalnya sertifikasi aset daerah, hingga lemahnya sistem administrasi dan pengawasan.

Baca Juga:  Polda Sultra Tegaskan Seleksi SIPSS 2026 Harus Dilaksanakan Akuntabel Dan Humanis

Ia menilai, kondisi tersebut tidak hanya berpotensi menimbulkan kerugian keuangan daerah, tetapi juga dapat menghambat investasi, memperlambat pembangunan, serta menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Oleh karena itu, saya selaku Gubernur Sultra sekaligus wakil pemerintah pusat di daerah sangat mengapresiasi kegiatan ini yang bertujuan meningkatkan kualitas layanan pertanahan, memberikan kepastian hukum atas hak tanah masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Gubernur.

Baca Juga:  Ini Arahan Gubernur Sultra Dalam Rakornas Produk Hukum Daerah 2025

Gubernur juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan Staf Ahli Kementerian ATR/BPN terkait berbagai program reformasi agraria.

Sebagai Ketua Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Sultra, ia menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh seluruh program pemerintah pusat, khususnya kolaborasi pengamanan yang melibatkan KPK dalam mengawal tata kelola pertanahan dan pengelolaan tata ruang.

Baca Juga:  Ratusan Personel Pengamanan Diterjunkan pada Turnament Road Race Bupati Cup I di Konawe Utara, Diikuti 301 Starter

Selain itu, ia menekankan pentingnya memastikan seluruh aset pemerintah daerah aman dan bersertifikat, meminimalisasi sengketa tanah, serta memberantas praktik mafia tanah di Sulawesi Tenggara.

“Harapan saya, seluruh program pemerintah yang berpihak pada kepentingan masyarakat, termasuk percepatan pembangunan infrastruktur yang menunjang pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan di Provinsi Sulawesi Tenggara, dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sukses,” tutup Gubernur.

(Redaksi Globalsultra)

.

Komentar