Tim Medis Pemprov Sultra Siaga Layani Korban Banjir Yang Mulai Terserang Penyakit

News70 views

Global Sultra com. KENDARI, – Sejumlah warga terdampak banjir di kawasan Kali Wanggu, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, mulai terserang penyakit akibat kondisi lingkungan pascabanjir. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara melalui tim medis dari dinas kesehatan terus bersiaga memberikan pelayanan kesehatan dan distribusi obat-obatan kepada para korban terdampak.

Kepala Dinas Kesehatan Sultra, Andi Edy Surachmat mengatakan, terdapat setidaknya 32 orang korban banjir yang mengeluh terserang gatal-gatal dan batuk.

“Tim medis kami siaga di posko untuk memberikan pengobatan sesuai yang dibutuhkan warga,” kata Kadis Kesehatan.

Baca Juga:  Inflasi Sultra Peringkat 20 Terendah Dari 38 Provinsi

Selain layanan medis, untuk memastikan sanitasi dan higienitas, tim tanggap darurat Pemprov Sultra juga mendistribusikan bantuan air bersih melalui kendaraan tangki air.

Hingga Minggu, 10 Mei 2026, wilayah terdampak banjir di Kelurahan Lepo-Lepo mengalami perluasan yang meliputi RT 03, RT 09, RT 12, RT 13, dan RT 14 di Kelurahan Lepo-Lepo.

Data sementara menunjukkan jumlah korban terdampak mengalami peningkatan signifikan. Sebelumnya, pada Sabtu, 9 Mei 2026, tercatat sebanyak 42 KK atau 112 jiwa terdampak. Pada hari Minggu, jumlah warga terdampak meningkat menjadi 225 KK atau 685 jiwa.

Baca Juga:  Subsatgas Pam Objek Zona C Gelar Apel Serpas Pengamanan Kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra

Lokasi pengungsian sementara dipusatkan di Masjid At-Taubah dengan jumlah pengungsi sekitar 30 KK atau kurang lebih 150 orang. Pengungsi berasal dari RT 13 sebanyak 126 orang dan RT 14 sebanyak 24 orang, terdiri dari 2 bayi, 1 balita, dan 7 lansia.

Dalam penanganan bencana banjir tersebut, sejumlah stakeholder terlibat secara aktif, di antaranya Sentra Meohai Kementerian Sosial RI, BASARNAS, serta berbagai OPD lingkup Pemprov Sultra, dan Pemerintah Kota Kendari.

Pemerintah Provinsi Sultra melalui Dinas Sosial telah melakukan berbagai langkah penanganan, mulai dari pendirian tenda pengungsian dan dapur umum, distribusi logistik bantuan, penyediaan tangki air bersih, hingga layanan kebutuhan makanan bagi warga terdampak.

Baca Juga:  Usai Dilantik Sebagai Anggota DPRD, Hamrin S.Kom.,M.Ap Ditunjuk sebagai Ketua DPRD Konsel Sementara

Selain itu, BPBD Provinsi Sultra turut menyiapkan tenda pengungsian dan perahu karet, sementara Dinas Kesehatan memberikan pelayanan kesehatan dan obat-obatan.

Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Provinsi Sultra juga membantu penyediaan air bersih di lokasi terdampak.

Upaya penanganan turut didukung Brimob Polda Sultra melalui bantuan penjernihan air dan perahu karet, serta Satpol PP Provinsi Sultra dalam pengamanan wilayah terdampak banjir.

(Redaksi Globalsultra)

.

Komentar