Gubernur Sultra Buka Latsar CPNS,Yang Paling Inti Kita Semua Adalah Pelayan Masyarakat

News47 views

Global Sultra com. KENDARI,– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan bahwa aparatur sipil negara harus mampu menjadi pelayan masyarakat yang profesional, berintegritas, disiplin, serta mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, saat membuka Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Golongan III Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sultra, Senin (18/5/2026).

Pelatihan tersebut dilaksanakan dengan metode blended learning atau perpaduan pembelajaran secara daring dan klasikal (tatap muka) sebagai bagian dari pembentukan kompetensi dasar CPNS sebelum menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara secara penuh.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan bahwa pelatihan dasar bukan sekadar agenda seremonial maupun formalitas administrasi, melainkan tahapan penting untuk menyamakan kemampuan, pola pikir, disiplin, dan kesiapan aparatur dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Baca Juga:  Gubernur Sultra Tutup Rakerda TP PKK, Dorong Sinergi dan Tindak Lanjut Program Hingga ke Daerah

Menurutnya, seseorang yang baru diterima sebagai CPNS masih membutuhkan pembekalan agar memiliki kemampuan dan kesiapan yang sama dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengibaratkan proses tersebut seperti pendidikan dasar yang dijalani prajurit sebelum ditempatkan di satuan kerja. Setelah dinyatakan lulus seleksi, seseorang tetap harus melalui proses pelatihan dan pembentukan kemampuan agar siap bekerja dan mampu menyesuaikan diri dengan sistem kerja pemerintahan.

“Yang paling inti sebenarnya kita semua adalah pelayan masyarakat. Karena itu, profesionalisme ASN harus terlihat dalam cara melayani, bekerja cepat, disiplin, dan mampu memberikan solusi,” tegas Gubernur.

Baca Juga:  Atas Arahan Pj. Gubernur, Sekda Sultra Tekankan Evaluasi Pelayanan Demi Peningkatan Mutu Kesehatan di Sultra

Gubernur juga menyoroti pentingnya pembentukan karakter dalam birokrasi pemerintahan. Menurutnya, karakter aparatur tidak dapat dibentuk secara instan dalam waktu singkat, tetapi harus dibangun melalui proses panjang yang menanamkan loyalitas, disiplin, kejujuran, kepatuhan terhadap aturan, dan tanggung jawab terhadap tugas negara.

Ia menjelaskan bahwa salah satu tujuan pelatihan dasar adalah membentuk loyalitas dan kesiapan mental aparatur agar mampu bekerja secara terarah, taat terhadap aturan, serta memiliki komitmen terhadap kepentingan masyarakat dan negara.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Sultra mendorong agar pelaksanaan pelatihan ASN tidak hanya berorientasi pada pemenuhan persyaratan administratif, tetapi benar-benar mampu membentuk aparatur yang profesional dan memiliki semangat pengabdian.

“Pemerintah tidak membutuhkan ASN yang hanya sekadar hadir di kantor, tetapi ASN yang benar-benar mengabdi dengan sepenuh hati, profesional, bertanggung jawab, dan memiliki integritas,” ujar Gubernur.

Baca Juga:  Ditpolairud Polda Sultra Bersih-bersih Pantai dan Laut di Kendari dalam Rangka World Ocean Day

Ia menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan ASN yang tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi mampu menghadirkan solusi terhadap persoalan pembangunan daerah serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat melalui kerja yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur turut mengingatkan seluruh peserta Latsar agar memahami dan memegang teguh visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, yakni mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius.

Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Tahun 2026 ini diikuti CPNS dari berbagai perangkat daerah lingkup Pemprov Sultra sebagai bagian dari pembentukan kompetensi dasar ASN.

(Redaksi Globalsultra)

.

Komentar