Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Polres Konawe Utara Gelar Bakti Kesehatan CKG Gratis dan Donor Darah

News3 views

GLOBALSULTRA.CO.KONAWE UTARA, – Kepolisian Resor (Polres) Konawe Utara melalui Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) dipimpin Kasi Dokkes drg. Indah Anggaraini, M.DSc dan Dokter Klinik dr. Chindy Permatasari, M.Kes menyelenggarakan kegiatan Bakti Kesehatan yang meliputi Cek Kesehatan Gratis (CKG), pemberian alat bantu disabilitas, dan donor darah dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Sanika Satyawada Polres Konawe Utara, Kamis (25/6/2026), bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pelaksanaan bakti kesehatan ini merupakan manifestasi konkret dari paradigma Polri Presisi yang tidak hanya menitikberatkan pada fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mengedepankan pendekatan pelayanan publik yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui sektor kesehatan.

Secara konseptual, kesehatan merupakan salah satu indikator utama pembangunan manusia yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kehadiran institusi kepolisian dalam mendukung akses layanan kesehatan dasar menjadi bagian dari tanggung jawab sosial kelembagaan yang memiliki nilai strategis dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Dalam konteks tersebut, kegiatan bakti kesehatan yang dilaksanakan Polres Konawe Utara menjadi instrumen kolaboratif antara institusi negara dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif, responsif, dan berkeadilan.

Baca Juga:  Aset Negara Beralih Fungsi Jadi Kedai Boba, dan Lahan Parkir Komersial

Kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat umum, Bhayangkari Cabang Konawe Utara, serta Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) Polres Konawe Utara. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dalam kegiatan donor darah yang diikuti oleh 43 orang peserta.

Berdasarkan data panitia pelaksana, komposisi peserta donor darah terdiri atas golongan darah O sebanyak 9 orang, golongan darah A sebanyak 8 orang, golongan darah B sebanyak 8 orang, dan golongan darah AB sebanyak 2 orang. Setelah melalui proses skrining kesehatan sesuai standar medis, sebanyak 27 peserta dinyatakan memenuhi syarat untuk mendonorkan darahnya, sedangkan 16 peserta lainnya belum memenuhi persyaratan karena faktor medis, antara lain kadar hemoglobin rendah, tekanan darah tinggi, serta sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Baca Juga:  YM.La Ode Riago Resmi Dilantik Sebagai Ketua MAKN Muna,Masa Bakti 2024-2029

Selain donor darah, Sidokkes Polres Konawe Utara juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat sebagai upaya deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko penyakit. Kegiatan ini memiliki relevansi yang tinggi dalam pendekatan promotif dan preventif di bidang kesehatan, mengingat deteksi dini merupakan salah satu strategi efektif dalam menekan angka kesakitan dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Pada kesempatan yang sama, Polres Konawe Utara turut menyerahkan alat bantu kepada penyandang disabilitas sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip kesetaraan akses pelayanan publik. Langkah tersebut mencerminkan implementasi nilai-nilai kemanusiaan dan penghormatan terhadap hak-hak kelompok rentan sebagaimana diamanatkan dalam berbagai kebijakan pembangunan nasional yang berorientasi pada inklusivitas sosial.

Baca Juga:  Analisa Basri Matta, Paslon ASR-HUGUA Memiliki Kans Besar Untuk Mendulang Suara Terbanyak di Pilgub Sultra

Dari perspektif kesehatan masyarakat, kegiatan donor darah memiliki kontribusi signifikan terhadap upaya menjaga ketersediaan stok darah yang aman dan memadai bagi kebutuhan pelayanan medis. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi publik dalam menumbuhkan kesadaran kolektif mengenai pentingnya solidaritas sosial, kepedulian kemanusiaan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan.

Melalui pelaksanaan bakti kesehatan ini, Polres Konawe Utara menunjukkan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak semata-mata menjadi agenda seremonial institusional, melainkan momentum untuk memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat melalui pelayanan yang nyata, terukur, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan publik.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib,( Redaksi )

.

Komentar