Polda Sultra Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla, 631 Personel Gabungan Disiapkan

News192 views

GLOBAL SULTRA.COM.KENDARI ,– Polda Sulawesi Tenggara menggelar apel gelar pasukan dan peralatan dalam rangka kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Lapangan Apel Presisi Polda Sultra, Selasa (11/8/2026). Apel dipimpin langsung Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri jajaran Forkopimda Sultra, Wakapolda Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K, pejabat utama Polda Sultra serta berbagai stakeholder terkait.

Kegiatan tersebut turut melibatkan Dinas Kehutanan, BPBD Sultra, Basarnas, Dinas Pemadam Kebakaran, BMKG Sultra, Manggala Agni serta unsur terkait lainnya. Dalam kesempatan itu, Kapolda Sultra melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan personel, sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Sulawesi Tenggara.

Baca Juga:  Dirbinmas Polda Sultra Buka Rapat Koordinasi dan Training of Trainer Ketahanan Pangan 2025

Dalam amanatnya, Kapolda menyampaikan bahwa apel gelar pasukan menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana serta koordinasi lintas sektor dalam mencegah dan menangani potensi karhutla. Kondisi cuaca perlu menjadi perhatian bersama karena musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih panjang mulai Agustus 2026 dapat meningkatkan risiko kekeringan dan membuat lahan serta vegetasi semakin mudah terbakar, ditambah aktivitas manusia yang berpotensi menjadi pemicu kebakaran.

Kapolda menyebutkan Di Sulawesi Tenggara, berdasarkan pemetaan Biro Operasi Polda Sulawesi Tenggara, terdapat 7 titik rawan yang tersebar di 4 kabupaten yang berpotensi mengalami karhutla, yaitu:
​2 titik di Kabupaten Bombana,
​1 titik di Kabupaten Kolaka Utara,
​1 titik di Kabupaten Konawe Utara,
​3 titik di Kabupaten Konawe Selatan.

Baca Juga:  Dugaan Penyelewengan Dana Hibah, PPWI Sultra Resmi Laporkan Bawaslu Konsel ke Polda Sultra

Selain itu, sepanjang Januari hingga Agustus 2026 telah terjadi kejadian karhutla di wilayah Kota Baubau dan Kabupaten Kolaka Utara. Data tersebut, menurutnya, harus menjadi dasar bagi seluruh jajaran untuk meningkatkan pemantauan terhadap wilayah rawan serta memperkuat langkah pencegahan dan penanggulangan.

“Fenomena El Nino juga harus kita waspadai. Seluruh jajaran di Sulawesi Tenggara harus mempersiapkan langkah penanggulangan karhutla secara optimal,” ujar Kapolda. Untuk mendukung kesiapsiagaan tersebut, sebanyak 631 personel gabungan disiapkan Polda Sultra bersama stakeholder terkait untuk menghadapi potensi ancaman karhutla.

Kapolda menekankan keberhasilan penanganan karhutla tidak hanya diukur dari kemampuan memadamkan api, tetapi terutama dari kemampuan mencegah kebakaran terjadi, melakukan deteksi dini, memberikan respons yang cepat dan tepat, serta mencegah api meluas. Karena itu, personel diminta aktif memetakan wilayah rawan, memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat, memastikan kesiapan personel, kendaraan, peralatan, sarana evakuasi serta logistik pendukung.

Baca Juga:  Optimalkan Pelayanan dan Pengamanan Obyek Wisata, Kapolres Konut Sampai Bermalam di Pantai Taipa

“Pastikan seluruh unsur siap, lakukan simulasi tanggap darurat dan latihan kesiapsiagaan, kedepankan kecepatan dalam merespons setiap kejadian serta tingkatkan koordinasi dan sinergitas dengan seluruh stakeholder,” tegasnya. Kapolda berharap melalui apel gelar pasukan tersebut, seluruh unsur dapat memastikan kesiapan menghadapi karhutla sehingga upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara cepat, terpadu dan efektif demi melindungi masyarakat, lingkungan serta kawasan hutan di Sulawesi Tenggara.( Redaksi )

.

Komentar