Global Sultra com. KENDARI, – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, menghadiri Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Senin (17/8/2026) tepat pukul 00.00 WITA.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Komandan Korem 143/Halu Oleo, Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Komandan Upacara dan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan pembacaan naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci, mengheningkan cipta, pembacaan doa, serta penghormatan kembali kepada arwah para pahlawan.
Selama prosesi renungan berlangsung, suasana TMP Watubangga dipenuhi keheningan dan kekhidmatan sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan para pahlawan.
Apel tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, Pj. Sekda Sultra Drs. Muhammad Fadlansyah, Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) M. Sati Lubis, Danlanud Halu Oleo Kendari Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto, jajaran Forkopimda Sultra, serta personel gabungan TNI, Polri dan ASN.
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka mengatakan, Apel Kehormatan dan Renungan Suci merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, pelaksanaan renungan pada tengah malam memiliki makna tersendiri karena menjadi momentum untuk mengenang sekaligus merefleksikan kembali perjuangan para pendahulu bangsa dalam merebut kemerdekaan.
“Renungan suci dilaksanakan malam hari sekaligus untuk memberikan dampak psikologis, karena malam itu kita merenungkan, merefleksi tentang 81 tahun yang lalu, di mana pendahulu kita merebut kemerdekaan,” ujarnya.
Ia menegaskan, perjuangan para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi generasi saat ini untuk terus mengisi kemerdekaan melalui karya dan kontribusi nyata.
“Kita sekarang mengisi kemerdekaan dengan karya-karya yang ada,” katanya.
Di TMP Watubangga, terdapat 81 makam pahlawan yang terdiri atas 68 pejuang angkatan bersenjata dan 13 pejuang rakyat. Pada akhir apel, lilin dinyalakan di atas setiap pusara sebagai simbol penghormatan sekaligus pengingat bahwa semangat perjuangan para pahlawan akan terus menyala.
(Redaksi Globalsultra)


.




Komentar