Peduli Korban Gempa NTT, KKP dan Pemprov Sultra Kirim 50 Ton Bantuan

News11 views

Global Sultra com. KENDARI ,– Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengirimkan bantuan kemanusiaan sebanyak sekitar 50 ton untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono, bersama Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, mengecek langsung bantuan sembako dan obat-obatan yang telah disiapkan di atas kapal di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari, Senin (17/8/2026).

Bantuan tersebut diberangkatkan dari Kendari melalui jalur laut menggunakan kapal milik Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), yakni Kapal Orca 06. Perjalanan menuju NTT diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari dengan mempertimbangkan kondisi cuaca.

Dari total bantuan sekitar 50 ton tersebut, sebanyak 40 ton berasal dari KKP dan 10 ton dari Pemerintah Provinsi Sultra. Bantuan yang dikirim berupa beras, mi instan, minyak goreng, gula kemasan, biskuit, ikan kaleng, popok bayi, obat-obatan, serta kebutuhan lainnya bagi masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga:  Pj. Gubernur Sultra Hadiri SPBE Summit 2024 dan Peluncuran GovTech Indonesia Digital

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono, mengatakan pengiriman bantuan tersebut dilakukan setelah pihaknya berkoordinasi dengan satuan tugas yang berada di Maumere, Nusa Tenggara Timur, terkait kondisi masyarakat yang terdampak gempa bumi.

“Saudara-saudara kita mengalami musibah bencana alam, gempa yang cukup serius. Kami di sini berkoordinasi juga dengan Pak Gubernur untuk mengumpulkan bantuan,” ujar Sakti.

Ia mengatakan, bantuan tersebut merupakan penyaluran awal yang terdiri atas bahan makanan, obat-obatan dan berbagai kebutuhan lainnya bagi masyarakat terdampak.

Sakti menegaskan, penyaluran bantuan tidak berhenti pada tahap awal. KKP masih melakukan identifikasi terhadap masyarakat, khususnya sektor kelautan dan perikanan, yang terdampak bencana untuk mengetahui kebutuhan bantuan selanjutnya.

Baca Juga:  Kapolsek Sawa Sambangi SMAN 1 Lembo, Ingatkan 400 Siswa Jauhi Narkoba dan Tertib Lalu Lintas

“Yang pasti, sama seperti yang pernah kita lakukan di Aceh, kita tidak berhenti. Kita selalu melakukan identifikasi, khususnya masyarakat-masyarakat kelautan dan perikanan yang terdampak,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa KKP akan terus mendorong pengembangan sektor kelautan dan perikanan di Sulawesi Tenggara. Selain pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tahap pertama yang telah selesai, terdapat sekitar 60 titik lainnya yang akan dibangun di wilayah Sultra.

Sementara itu, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengatakan, keterlibatan Pemprov Sultra dalam pengiriman bantuan merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas masyarakat Sultra terhadap warga NTT yang terdampak gempa bumi.

“Alhamdulillah, saat ini sedang dilakukan pemuatan bantuan yang tadi dijelaskan Pak Menteri, sekitar 50 ton. Kita berharap dalam waktu dua sampai tiga hari barang ini sudah sampai ke NTT dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kita yang sedang mengalami gempa di NTT,” ujarnya

Baca Juga:  Peduli Kesehatan, Tim Ops Ketupat 2024 dan Jasa Raharja Gelar Pemeriksaan Gratis di Terminal Puuwatu

Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia melalui Menteri KKP atas perhatian dan dukungan terhadap Sultra, termasuk dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.

Menurut Gubernur, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat pesisir. Pemerintah Provinsi Sultra juga akan mendukung pengembangan kawasan dan kehidupan masyarakat di sekitar kampung nelayan.

“Kami Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan masyarakat Sulawesi Tenggara mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden melalui Bapak Menteri KKP. Semoga apa yang menjadi niat baik kita ini berjalan lancar dan aman,” katanya.

(Redaksi Globalsultra)

.

Komentar