Polda Sultra, BIN dan PLN Perkuat Koordinasi Mitigasi Karhutla, Antisipasi Gangguan Infrastruktur Listrik

News48 views

GLOBAL SULTRA.COM.KENDARI ,– Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sultra dan PLN memperkuat koordinasi dalam mengantisipasi serta memitigasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya yang dapat mengancam jaringan kelistrikan dan infrastruktur strategis di wilayah Sulawesi Tenggara.

Koordinasi tersebut berlangsung dalam kunjungan Kabinda Sultra Marsma TNI Drs. Heroe Hermawan, M.M bersama jajaran PLN Sultra ke Polda Sultra, Selasa (1/9/2026) di Lobby Utama Polda Sultra. Rombongan PLN terdiri dari Manager UPT Kendari Muhammad Husen, didampingi Manager P2K Sultra Joni AH Sitorus dan Manager UP3 Kendari Hery Supriyadi. Kedatangan rombongan disambut Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H bersama Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K dan para pejabat utama Polda Sultra.

Baca Juga:  Melalui Coffee Morning, Bid Humas Polda Sultra dan Insan Pers Jalin Sinergi untuk Pilkada Damai

Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi antarpemangku kepentingan dalam menghadapi potensi Karhutla, termasuk langkah pencegahan dan penanganan apabila kebakaran mendekati jaringan maupun menara transmisi listrik. PLN menyampaikan bahwa di sejumlah daerah, kejadian Karhutla telah menjangkau kawasan di sekitar menara transmisi utama sehingga diperlukan kewaspadaan dan mitigasi sejak dini.

Karhutla yang mendekati jaringan transmisi bertegangan tinggi berpotensi mengganggu keandalan sistem kelistrikan. Asap pekat yang membawa partikel serta panas dari kebakaran dapat meningkatkan risiko gangguan pada jaringan, termasuk terjadinya flashover atau lompatan listrik pada sistem transmisi. Kobaran api dan suhu tinggi juga dapat mengancam kabel penghantar maupun konstruksi menara apabila kebakaran terjadi dalam jarak yang sangat dekat.

Baca Juga:  POLRI Targetkan SMA Taruna Kemala Bhayangkara Beroperasi 2026

Gangguan terhadap jalur transmisi utama perlu menjadi perhatian karena jaringan tersebut menjadi bagian penting dalam penyaluran energi listrik antardaerah. Apabila gangguan terjadi pada titik strategis dan berdampak terhadap sistem interkoneksi, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan pemadaman listrik dalam skala luas serta memengaruhi pelayanan kepada masyarakat.

Dampaknya juga dapat meluas terhadap berbagai fasilitas dan objek vital yang bergantung pada kontinuitas pasokan listrik, seperti rumah sakit, bandara, jaringan telekomunikasi, pelayanan pemerintahan hingga kegiatan industri. Karena itu, mitigasi Karhutla tidak hanya berkaitan dengan perlindungan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pelayanan publik dan keamanan infrastruktur strategis.

Baca Juga:  Ini Penjelasan Kuasa Hukum Pj Bupati Busel, Bantah Kliennya Lakukan Penganiayaan Terhadap Irsan Aprianto Ridham

Melalui koordinasi antara Polda Sultra, Binda Sultra dan PLN, langkah deteksi dini, pertukaran informasi serta respons terhadap titik-titik rawan Karhutla diharapkan semakin efektif. Sinergi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya mencegah kebakaran berkembang hingga mengancam jaringan kelistrikan, objek vital dan aktivitas masyarakat di Sulawesi Tenggara.( Redaksi )

.

Komentar