Polda Sultra Perkuat Koordinasi Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla di Wilayah Sulawesi Tenggara

News19 views

Global Sultra com. KENDARI ,– Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) meningkatkan langkah pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Upaya tersebut dilakukan mulai dari pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana, peningkatan patroli di wilayah rawan hingga memperkuat koordinasi dengan instansi lintas sektoral.

Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian, S.I.K., Rabu (2/9/2026), mengatakan upaya-upaya yang sudah dilakukan mulai dari apel kesiapsiagaan yang telah dilaksanakan oleh seluruh jajaran Polda Sultra, memberikan pelatihan kepada personel Satuan Brimob dan Samapta sebagai bagian dari peningkatan kemampuan dalam penanggulangan Karhutla untuk memastikan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana.

Upaya pencegahan lainnya turut diperkuat melalui patroli terpadu yang difokuskan pada daerah-daerah yang dinilai rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Jajaran kepolisian juga melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah masing-masing. Kegiatan tersebut diarahkan untuk mencegah, mengantisipasi sekaligus mempercepat respons apabila ditemukan indikasi maupun kejadian Karhutla.

Baca Juga:  Komitmen Polres Konawe Utara Berantas dan Tindak Tegas Premanisme Berkedok Ormas

Upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla juga bersinergi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Dinas Kehutanan, Basarnas, Manggala Agni, BMKG dan stakeholder lainnya serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan Karhutla.

Penguatan koordinasi dengan stakeholder lainnya dilakukan dengan PLN untuk mengantisipasi potensi bahaya dampak Karhutla terhadap gangguan pada sarana instalasi dan jaringan kelistrikan. _Pertemuan Kapolda Sultra Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H dan Jajaran PLN Manager UPT Kendari Muhammad Husen, didampingi Manager P2K Sultra Joni AH Sitorus dan Manager UP3 Kendari Hery Supriyadi yg dilaksanakan Selasa 1 September 2026 membahas terkait Mitigasi potensi Karhutla dan perlindungan infrastruktur penting Instalasi dan jaringan PLN termasuk langkah-langkah pencegahan dan penanganan apabila kebakaran mendekati jaringan maupun menara transmisi listrik. PLN menyampaikan bahwa di sejumlah daerah, kejadian Karhutla telah menjangkau kawasan di sekitar menara transmisi utama sehingga diperlukan kewaspadaan dan mitigasi sejak dini._

Baca Juga:  Musda JMSI Sumbar 2026, Aguswanto Terpilih Aklamasi

Polda Sultra juga mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di sekitar kawasan hutan, perkebunan dan wilayah rawan Karhutla, agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan serta segera melaporkan kepada kepolisian, pemerintah setempat maupun petugas terkait apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran lebih luas.

Baca Juga:  Optimalkan Pelayanan dan Pengamanan Obyek Wisata, Kapolres Konut Sampai Bermalam di Pantai Taipa

Polda Sultra mengingatkan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Selain membahayakan keselamatan dan lingkungan, kebakaran yang meluas dapat mengganggu aktivitas masyarakat hingga mengancam berbagai infrastruktur penting, termasuk jaringan dan instalasi kelistrikan.

“Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Polri memastikan pencegahan dan penanganan Karhutla dilakukan secara terpadu, mulai dari kesiapan personel dan sarana prasarana, pencegahan di wilayah rawan, pelibatan masyarakat, koordinasi lintas sektoral hingga penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan,” pungkas Kabid Humas.

Redaksi Globalsultra

.

Komentar