Pria yang mengaku anggota Polri di Tiktok diamankan Polsek Ranomeeto

News190 views

GLOBAL SULTRA.COM.KENDARI ,– Menanggapi video live grup yang beredar dan viral di media sosial terkait seorang pria yang mengaku sebagai anggota Polri, Polsek Ranomeeto Polresta Kendari memastikan bahwa pria tersebut bukan merupakan anggota Polri, melainkan masyarakat biasa.

Pria yang bersangkutan saat ini telah diamankan di Polsek Ranomeeto Polresta Kendari untuk menjalani pemeriksaan terkait video yang beredar tersebut.

Selain menjalani pemeriksaan, pria tersebut juga telah memberikan klarifikasi di Polsek Ranomeeto Polresta Kendari dan mengakui bahwa dirinya bukan merupakan anggota Polri

Baca Juga:  Gubernur Sultra Matangkan Pelaksanaan STQH XXVIII, Tinjau Seluruh Venue

Kapolsek Ranomeeto Polresta Kendari IPTU Sukirman, S.Si menjelaskan, berdasarkan keterangan yang diperoleh, motif yang bersangkutan melakukan tindakan tersebut hanya untuk memikat hati perempuan yang berada dalam grup live di media sosial.

“Motifnya, berdasarkan keterangan yang diperoleh, adalah untuk menarik perhatian atau memikat hati perempuan yang ada dalam live grup media sosial,” jelasnya.

Baca Juga:  Operasi Keselamatan Anoa 2025: Polisi Lakukan Penindakan dan Teguran di Jalan M.T. Haryono

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap seseorang yang mengaku sebagai anggota Polri, terlebih apabila identitas dan statusnya belum dapat dipastikan.

Masyarakat diminta segera melaporkan ke kantor kepolisian terdekat atau layanan Call Center Polri 110, apabila menemukan seseorang yang mengaku sebagai anggota Polri namun menimbulkan kecurigaan atau melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Baca Juga:  Keluarga Korban Tragedi Desa Toreo Berikan Apresiasi Kinerja Jajaran Polres Konut, Pelaku Akhirnya di Amankan

Polresta Kendari juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah bersikap kritis dan tidak mudah percaya terhadap informasi maupun pengakuan seseorang yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Sikap masyarakat yang cepat melaporkan dan melakukan pengecekan dinilai penting dalam mencegah penyalahgunaan identitas maupun nama institusi Polri oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.( Redaksi )

.

Komentar