Cegah Kekerasan dan Perundungan, Polres Konawe Selatan Beri Edukasi Perlindungan Perempuan dan Anak kepada Pelajar

News22 views

GLOBAL SULTRA.COM.KONAWE SELATAN ,– Polres Konawe Selatan melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) bersama Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim memberikan penyuluhan tentang perlindungan perempuan dan anak kepada para pelajar di SMP Negeri 2 Konawe Selatan, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 09.30 WITA tersebut dipimpin Kasat Binmas Polres Konawe Selatan AKP Heru Purnomo S. Kegiatan turut dihadiri KBO Satbinmas Ipda Darwis Mattarima, Kepala SMP Negeri 2 Konawe Selatan Makmur, S.Pd., M.Pd., Kanit Bhabinkamtibmas Ipda Sukardi, Kanit PPA Satreskrim Aipda Petrus Sanda Sini Nunggu, S.H., serta personel Satbinmas dan Unit PPA Satreskrim Polres Konawe Selatan.

Baca Juga:  Berkat Usaha Keras Satgas TMMD 122 Kodim 1429/Butur Akhirnya Sumur Bor Sudah Mengalir

Dalam penyuluhan tersebut, para pelajar diberikan pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Petugas mengingatkan para siswa untuk saling menghormati dan menjaga teman, serta menolak berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, verbal, psikis, seksual, maupun kekerasan yang dilakukan melalui media sosial.

Selain itu, pelajar diingatkan untuk menghindari perundungan atau bullying, termasuk tindakan mengejek, mengucilkan, mengancam, dan mempermalukan teman, baik secara langsung maupun melalui grup percakapan dan media sosial.

Petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menghormati batasan pribadi. Para pelajar diminta tidak menyentuh tubuh orang lain, meminta foto pribadi, ataupun melakukan tindakan yang dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman tanpa persetujuan.

Baca Juga:  Polda Sultra Dukung Program Ketahanan Pangan, Beri Bantuan Alat Kepada Petani

Dalam penggunaan media sosial, para siswa juga diimbau untuk bijak dan tidak menyebarluaskan foto, video, data pribadi, maupun aib orang lain. Mereka juga diminta mewaspadai orang yang dikenal melalui internet serta tidak mudah memberikan data pribadi atau memenuhi ajakan bertemu tanpa sepengetahuan orang tua maupun orang yang dipercaya.

Petugas menekankan agar pelajar berani mengatakan “tidak” terhadap ajakan atau perlakuan yang membuat mereka merasa tidak nyaman ataupun membahayakan diri.

Apabila melihat teman menjadi korban kekerasan, pelajar diminta tidak merekam, menertawakan, atau menyebarluaskan kejadian tersebut. Mereka diarahkan untuk segera meminta bantuan kepada guru, guru bimbingan dan konseling, orang tua, atau pihak kepolisian.

Baca Juga:  Sinergitas TNI Polri dan Instansi Terkait Sukses Amankan Debat Publik Pertama Pilkada Konawe Utara

Sementara bagi pelajar yang menjadi korban kekerasan, petugas mengingatkan agar tidak menyalahkan diri sendiri dan tidak memilih diam.

Korban didorong untuk menceritakan kejadian kepada orang yang dipercaya dan segera mendapatkan bantuan.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Konawe Selatan mengajak para pelajar menjadi pelopor keamanan di lingkungan sekolah dengan membangun sikap saling menghargai, menjaga pergaulan, serta berani mencegah dan melaporkan tindakan kekerasan.

Kegiatan penyuluhan berlangsung dalam keadaan aman, lancar, dan tertib. Polres Konawe Selatan berharap edukasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran pelajar mengenai pentingnya perlindungan perempuan dan anak serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari kekerasan.( Redaksi )

.

Komentar