Kebakaran Lahan 5 Hektare di Tadoloiyo Trans Konawe Utara, Polisi Bersama Masyarakat Lakukan Pemadaman

News42 views

GLOBAL SULTRA.COM.KONAWE UTARA, – Kebakaran lahan terjadi di Desa Tadoloiyo Trans, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara, pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 03.00 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan lahan milik warga atas nama Agus Era Saputra, 21 tahun, yang berdomisili di Desa Paka Indah, terbakar dengan perkiraan luas mencapai 5 hektare atau sekitar 50.000 meter persegi.

Menindaklanjuti informasi kebakaran tersebut, personel piket Polsek Asera, bhabinkamtibmas Bripka Adi Wijaya bersama masyarakat setempat segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan upaya pemadaman guna mencegah api meluas ke area lainnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran bermula pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 17.30 WITA. Saat itu, Bhabinkamtibmas menerima laporan dari warga bernama Asrul dan Ambotang yang menyampaikan bahwa mereka sedang membuka lahan dengan cara membakar.

Namun, api yang awalnya digunakan untuk membuka lahan tersebut kemudian melebar dan meluas hingga membakar lahan milik Agus Era Saputra.

Baca Juga:  Polsek Sawa Gelar Pembagian Bendera Merah Putih Kepada Pengguna Jalan, Ajak Warga Jaga Kamtibmas dan Kerukunan

Menerima laporan tersebut, petugas Bhabinkamtibmas segera merespons dan meneruskan informasi kejadian kepada SPKT Polres Konawe Utara sebagai langkah koordinasi dan penanganan lebih lanjut.

Selanjutnya, pada Rabu dini hari sekitar pukul 03.00 WITA, personel piket Polsek Asera kembali menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya titik api di wilayah Desa Tadoloiyo Trans, Kecamatan Oheo.

Personel kepolisian kemudian bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan upaya pemadaman bersama warga dengan memanfaatkan peralatan dan sarana yang tersedia.

Polisi dan Warga Bersinergi Padamkan Api

Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh personel piket Polsek Asera dan masyarakat setempat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan api sekaligus mengantisipasi kemungkinan meluasnya kebakaran ke lahan di sekitarnya.

Baca Juga:  Kampanye Akbar Berlangsung Meriah, Yusran - Akbar Adalah Paslon Berkualitas Paling Siap Memimpin Konawe

Berdasarkan laporan sementara, titik api telah berhasil dipadamkan oleh personel kepolisian bersama warga. Meski demikian, pemantauan tetap dilakukan terhadap sejumlah titik kebakaran guna memastikan tidak muncul kembali sumber api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Sementara itu, kerugian material yang ditimbulkan masih dalam proses pendataan dan belum dapat ditaksir secara pasti.

Bhabinkamtibmas Mediasi Para Pihak

Selain melakukan penanganan kebakaran, Bhabinkamtibmas juga melakukan mediasi antara pihak yang membuka lahan, yakni Asrul dan Ambotang, dengan pemilik lahan yang terbakar, Agus Era Saputra.

Mediasi tersebut dilakukan untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan serta mencegah timbulnya permasalahan lanjutan di tengah masyarakat. Berdasarkan laporan kepolisian, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dengan sejumlah persyaratan yang telah disepakati bersama.

Langkah mediasi ini diharapkan dapat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, sekaligus memperkuat penyelesaian permasalahan melalui komunikasi dan kesepakatan bersama.

Baca Juga:  Gelar Syukuran HUT ke-29 di Lobby Utama, Polda Sultra Terus Perkuat Profesionalisme dan Kinerja

Polisi Imbau Warga Berhati-hati Membuka Lahan

Peristiwa kebakaran tersebut menjadi perhatian karena kondisi lahan yang memiliki banyak daun kering berpotensi mempercepat penyebaran api, terutama apabila pembakaran tidak diawasi secara ketat.

Masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas pembukaan lahan, khususnya dengan menggunakan metode pembakaran. Api yang tidak terkendali dapat menyebar ke lahan milik orang lain dan menimbulkan kerugian material maupun ancaman terhadap keselamatan lingkungan sekitar.

Kepolisian bersama masyarakat setempat juga terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik kebakaran untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api.

Hingga laporan sementara disusun, upaya penanganan dan pemantauan di lokasi terus menjadi perhatian guna memastikan kondisi tetap aman serta mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.( Redaksi )

.

Komentar