Jumat Curhat Polda Sultra,Nelayan Abeli Dan Lapulu Laporkan Sering Dapat Ancaman Dari Pembom Ikan

News1,054 views

Global Sultra co.id, – Kendari, Direktorat Polairud Polda Sultra menggelar “Jumat Curhat” perdana di awal tahun ini (2024), disambut masyarakat nelayan dari Lapulu dan kelurahan Abeli Kecamatan Abeli., Jumat (5/1/2024)

Acara yang dipimpin oleh Wadir Pam Obvit Polda Sultra, AKBP Darmono, serta dihadiri oleh Wadansat Brimob AKBP Indra Yanitra Irawan SIK MSi dan jajaran perwakilan pejabat utama Polda Sultra ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat nelayan untuk menyampaikan permasalahan yang mereka alami.

Baca Juga:  Personel Polda Sultra Berhasil Kawal Debat Tahap II Pilkada Sulawesi Tenggara dengan Aman dan Kondusif

Salah satu keluhan yang disampaikan oleh Islahudin, seorang nelayan, adalah seringnya mengalami pencurian di kapalnya saat bersandar di Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kendari.

“Sudah berapa kali peralatan dan perlengkapan di kapal saya dicuri orang,” ungkap Islahuddin dengan nada kecewa.

Yusran, seorang anggota kelompok nelayan dan pengusaha ikan, juga turut melaporkan bahwa anak buahnya yang melaut dan menggunakan jaring sering mendapat ancaman dari para pelaku bom ikan.

Baca Juga:  Moramo Utara Darurat Udara Bersih Akibat Debu Tambang Galian C, APH dan Pemerintah Wajib Turun Tangan

“Bayangkan pak, kami ada 30 orang di kapal, kalau kami dilemparkan bom bagaimana jadinya,” tambahnya.

Menanggapi keluhan-keluhan tersebut, Kasubdit Gakkum Dit Polairud AKBP Ali Rais SH, SIK memberikan respons positif.

Ia meminta kepada para nelayan untuk segera melaporkan pelaku pencurian dan pengancaman bom ikan agar pihak kepolisian dapat segera mengambil tindakan.

Baca Juga:  Kapolda Sultra Pimpin Patroli Malam di Kendari, Pastikan Pos Operasi Ketupat Anoa 2026 Siap Layani Masyarakat

“Akan kami segera tindak lanjuti keluhan nelayan sekalian. Kami dari polair sangat terbantu untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap laporan masyarakat,” ungkap Ali Rais, yang sebelumnya menjabat sebagai Korspri Polda Sultra.

Diharapkan, “Jumat Curhat” ini menjadi sarana efektif dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat nelayan, serta memperkuat kerjasama antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan di perairan Sulawesi Tenggara.

( Bahrun/Red)

.

Komentar