Kritisi Pj Gubernur, Kadis Kominfo Sultra Sebut Rajab Jinik Seperti Dewa Mabuk

News1,167 views

GLOBAL SULTRA.COM. KENDARI, – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari, LM. Rajab Jinik menyoroti Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) terkait musibah banjir dan longsor di kota bertaqwa ini.

Disebutkan bahwa Pj Gubernur Andap Budhi Revianto harusnya malu. Pasalnya, Kota Kendari menjadi langganan banjir dan longsor.

Atas hal itu Kepala Dinas Kominfo Sultra, Ridwan Badallah angkat bicara. Dikatakannya bahwa apa yang disampaikan oknum dewan dalam hal ini Rajab Jinik seperti dewa mabuk.

Baca Juga:  Biro SDM Polda Sultra Kembali Berbagi Takjil, Pererat Kebersamaan Dengan Masyarakat

Pasalnya, pemerintahan ini sudah diatur, ada pemerintah kota dan pemerintah provinsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat. Ketika terjadi banjir dan longsor di Kota Kendari itu merupakan tanggungjawab pemerintah.

“Harusnya yang malu dewan dan Pemkot Kendari baru kemudian Pemprov ketika tidak bisa ditangani,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui teleponnya, Jumat (1/3/2024) malam.

Banjir itu terjadi bukan hanya pada saat Pj Gubernur Andap Budhi Revianto, tetapi setiap hujan deras di Kendari terjadi banjir.

Baca Juga:  Peringati Hari Pahlawan, Sekda Sultra Ajak Masyarakat Sultra Jaga Nilai Kepahlawanan.

“Harusnya yang malu kita semua sebagai pemerintah. Jangan hanya menyoroti gubernur, karena ini adalah bagian dari tanggungjawab Pemkot dan kita semua,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ridwan Badallah mengatakan, Pj Gubernur selalu menyampaikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk peka terhadap kondisi yang terjadi di daerah. Dan Gubernur memiliki perangkat di 17 Kabupaten Kota.

Baca Juga:  JMSI Kolaka Raya Sambangi Kejaksaan Negeri Kolaka, Siap Gelar Edukasi Hukum KUHP Baru

“Jangan sampai kritik ini ada indikasi politisasi. Janganlah seperti itu, karena Pak Pj selalu berupaya untuk memberikan yang terbaik terhadap daerah dan masyarakat,” jelasnya.

Ia menilai bahwa sorotan terhadap Pj Gubernur sangat lucu, karena Pemkot Kendari memiliki anggaran tersendiri untuk mengatasi persoalan di Kota Kendari.
“Ketika misalnya tidak mampu menangani baru sampaikan kepada Pj Gubernur sehingga dicarikan solusi untuk menyelesaikan persoalan tersebut,” tandasnya. (Red)

.

Komentar