Delapan Figur Calon Bupati Muna Barat Ikut Penjaringan di PDI Perjuangan Muna Barat, lni Pesertanya

News780 views

GLOBAL SULTRA.COM.,Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Muna Barat (Mubar) telah menutup proses penjaringan calon Bupati Mubar pada Pilkada 2024.

Dari proses penjaringan calon bupati tersebut, DPC PDI-P Mubar mencatat delapan figur yang telah mendaftarkan diri sebagai calon bupati Mubar.

Dari delapan figur tersebut lima orang Kader dari PDIP dan tiga orang adalah tokoh masyarakat.

“Ada delapan pendaftar yang dinyatakan telah lengkap berkasnya, mereka adalah, Mahmud, SE, La ode muhammad Amsar, La ode Darwin,Fajar Hasan, Achmad Lamani, Al munardin, Habudi dan Dr. Bahri.

Baca Juga:  Pelantikan DPD PIM Sultra 2025–2030 Wagub Dorong Perempuan Jadi Pilar Perubahan Bangsa

Delapan orang ini telah melakukan proses pendaftaran sesuai mekanisme yang di tentukan oleh partai”, Kata ketua Tem khusus Penjaringan Calon bupati, DPC PDI-P Mubar, I Gede Anggadyana melalui telpon selulernya, Selasa (23/4/2024).

Angga mengatakan bahwa delapan figur yang telah mendaftar sebagai Calon Bupati Mubar di DPC PDI-P Mubar ini akan di bawa di DPD PDI Perjuangan Provinsi, untuk dilaporkan, selanjutnya proses di ambil alih oleh DPD Provinsi.

Baca Juga:  Jajaran Divhumas Polri Laksanakan Anjangsana ke Jend. Pol (Purn) Da'i Bachtiar

“Tugas kita di DPC itu membuka penjaringan pada tanggal 1-20 April. Proses selanjutnya DPD PDI-P yang ambil alih”, terangnya.

Angga mengaku bahwa Proses penjaringan calon bupati di DPC PDI-P Mubar dilakukan secara terbuka dan siapapun bisa mendaftar.

Dari delapan orang yang mendaftar diri sebagai calon bupati di DPC PDIP, tercatat 5 orang kader dan tiga orang adalah tokoh masyarakat.

Baca Juga:  Personel Polda Sultra bersama Polsek Rumbia Amankan Kampanye Dialogis Pasangan Calon Gubernur Sultra 2024

Figur Kader partai itu, Mahmud, Al Munardin, Fajar Hasan, Ahmad Lamani, Laode Habudi. Sementara Non kader adalah La Ode Amsar, La Ode Darwin dan Dr Bahri.

“Kita tetap membuka ruang untuk tokoh masyarakat,Tokoh pemuda dan siapa saja, yang sesuai dengan garis perjuangan serta se- ideologi dengan PDI Perjuangan. itu perintah DPP”,pungkasnya. ( Red )

.

Komentar