Kapolri Sebut Pengamanan Nataru Akan Dilakukan 141.443 Personel

News282 views

GLOBAL SULTRA.COM.Jakarta,- Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pengamanan Natal dan tahun baru (Nataru) telah dipersiapkan. Ribuan personel pun akan dikerahkan untuk mengamankan Nataru.

Dalam rapat bersama yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kapolri menyampaikan, upaya penanganan mudik Nataru 2024/2025 akan melaksanakan operasi lilin di 2.794 posko yang ada di seluruh wilayah Indonesia. Operasi lilin tersebut akan melibatkan sebanyak 141.443 personel gabungan bersama TNI dan instansi terkait lainnya.

Baca Juga:  Antusias Masyarakat Kota Kendari, Padati Lokasi Pasar Murah Polresta Kendari

“Kegiatan Nataru ini tentunya ada beberapa hal yang menjadi perhatian kami yang pertama berkait dengan potensi masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan, apakah itu kegiatan wisata apakah itu kegiatan mudik, baik antar provinsi atau di dalam provinsi kepergian,” jelas Kapolri di Kemenko PMK, Jumat (23/11/24).

Dijelaskan Kapolri, untuk pelaksanaan ibadah Nataru itu akan dilakukan secara maksimal.

Baca Juga:  Ditpolairud Polda Sultra Gelar Kegiatan Shering Komunikasi dan Motivasi Bertajuk Silaturahmi

“Ini juga menjadi perhatian kita semua. Tentunya rapat koordinasi saat ini adalah untuk mempersiapkan seluruh rangkaian yang akan dilaksanakan oleh masyarakat pada saat Nataru supaya bisa berjalan dengan aman, lancar, dan baik,” ujar Kapolri.

Ditegaskan Kapolri, untuk mematangkan persiapan pengamanan Nataru akan ada rapat koordinasi lanjutan maupun rapat koordinasi teknis. Selanjutnya, dilakukan pengecekan dan pemantuan di lapangan

Baca Juga:  Raih Keberkahan di Bulan Ramadhan, Biro SDM Polda Sultra Bagikan Takjil Kepada Masyarakat

“Sehingga kemudian terkait dengan kekurangan yang ada segera bisa kita perbaiki, dan kita bisa mempersiapkan pengamanan khususnya dan juga penyelenggaraan rangkaian Nataru, sehingga bisa berjalan dengan lebih baik,” ungkap Kapolri.(Red)

.

Komentar