Ketua Hiswana Migas Sultra Tegaskan : Dari Hasil Investigasi Bersama Tidak Ditemukan Adanya BBM Oplosan

News798 views

GLOBAL SULTRA.COM.KENDARI SULTRA, – Dewan Pimpinan Cabang IV (Empat) Himpunan Wiraswasta Nasional (Hiswana) Minyak dan Gas (Migas) Sulawesi Tenggara (Sultra) menegaskan bahwa pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) hanya operator.

Ketua Hiswana Migas Sultra, Haji Rachman Siswanto SE,mengatakan bahwa dalam dugaan BBM Subsidi Oplosan di Kendari pihak SPBU hanya sebagai operator.

“Saya rasa hasil investigasi dari Pertamina, Disperindag Sultra, Polda Sultra dan Dinas ESDM Sultra tidak ada minyak oplosan, dan kami ini pihak SPBU ini menjual apa yang diberikan Pertamina, Pertamina produsennya, dan SPBU itu operator,” katanya, Rabu 5 Maret 2025.

Baca Juga:  Gubernur ASR Resmi Lantik 8 Pejabat Tinggi Pratama Lingkup Pemprov Sultra Simak Selengkapnya

“Intinya tadi sudah investigasi dan tidak terbukti itu oplosan, BBM yang dikirim itu sudah sesuai spesifikasi,” tambahnya.

Lanjutnya apabila ada komplain, konsumen bisa menghubungi Call Center Pertamina.

“Bisa menghubungi Pertamina di call center 135, kalau masih ada komplain, kita juga instruksikan semua SPBU untuk membuka kotak aduan, agar memudahkan masyarakat untuk mengadu, nanti aduan di kotak aduan kita akan teruskan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Serahkan Nota Keuangan dan Raperda APBD Sultra 2026, Pemprov Pastikan Prioritas Layanan Dasar Tetap Terjaga

Pihaknya juga menuturkan bahwa Pertamina senantiasa berkomitmen menjaga kualitas BBM.

“Pertamina senantiasa berkomitmen untuk menjaga kualitas BBM yang diperjualbelikan ke masyarakat,” tuturnya.

Sambungnya bahwa semua SPBU telah beroperasi dengan normal.

“Sudah ada hasil investigasi, tidak ada BBM oplosan, semua SPBU telah kembali normal beroperasi,” tambahnya.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik, dan mempercayakan semuanya ke pihak berwenang.

Baca Juga:  Denri Maulidzar Borong Tiga Emas Lewat Cabor Dayung Rowing di PON XXI Aceh Sumut

“Kita minta masyarakat juga tidak panik, dan semua sudah berjalan normal kembali,” pungkasnya.(Redaksi)

.

Komentar