Kapolda Sulsel Hadiri Pembukaan Gerakan Pangan Murah Serentak Jelang Idul Fitri 2025

News370 views

GLOBAL SULTRA.COM.Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si, menghadiri pembukaan Gerakan Pangan Murah Serentak menjelang Idul Fitri 2025 yang digelar di Pelataran Kantor Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (26/03/2025). Kegiatan ini diadakan sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan dalam menghadapi hari besar keagamaan nasional.

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, ST, turut hadir dalam acara tersebut bersama sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya. Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan secara serentak di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dan berlangsung secara virtual guna memastikan kelancaran distribusi bahan pokok di seluruh wilayah.

Baca Juga:  Polri dan TNI Tegaskan Sinergi Pulihkan Keamanan Pasca Demo

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah berlangsung selama dua hari, mulai Rabu, 26 Maret hingga Kamis, 27 Maret 2025. Dalam kesempatan ini, berbagai komoditas dan bahan pangan olahan dijual dengan harga lebih rendah dari pasaran guna menjaga stabilitas harga. Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, M. Ilyas, menjelaskan bahwa produk yang tersedia antara lain beras, telur, minyak goreng, gula pasir, bawang putih, tomat, dan cabai.

Baca Juga:  Dugaan Terjadi Penyimpangan,Disebut Capai Progres 80 Persen,Proyek Gedung CAT BKD Sultra Ditarget Rampung 2027, Ada Apa,,?

“Kami memastikan bahwa harga yang ditawarkan dalam Gerakan Pangan Murah ini lebih rendah dibandingkan harga pasar. Tujuannya adalah untuk membantu masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, terutama menjelang Idul Fitri,” ujar M. Ilyas.

Di akhir kegiatan, Kapolda Sulsel, Gubernur Sulsel, dan para pejabat Forkopimda lainnya mengunjungi stand-stand penjualan untuk meninjau langsung ketersediaan dan harga pangan yang dijual kepada masyarakat. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga yang berharap inisiatif serupa dapat terus berlanjut guna menjaga kestabilan harga pangan di masa mendatang.(Redaksi)

.

Komentar