Bawa Senjata Tajam, Dua Tukang Parkir Diamankan Personel Satgas Preventif Ops Pekat Anoa 2025

News433 views

GLOBAL SULTRA.COM.Kendari, – Dalam rangka menegakkan keamanan dan ketertiban masyarakat, Tim Patroli dari Satuan Tugas (Satgas) Preventif Operasi Penyakit Masyarakat (Ops Pekat) Anoa 2025 berdasarkan Surat Perintah Kapolda Sultra Nomor: Sprin/601/IV/OPS.1.3.2025, melaksanakan patroli intensif di kawasan rawan gangguan Kamtibmas.

Kegiatan yang digelar pada Selasa, 6 Mei 2025 ini, melibatkan 24 personel dan berlokasi di kawasan Beauty Kampus Baru, Jalan Jenderal Ahmad Nasution, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Patroli difokuskan untuk menanggulangi aksi premanisme yang kerap menggunakan modus sebagai juru parkir liar.

Baca Juga:  Personel Polda Sultra dan Polres Konsel Kawal Sidang Ke-2 Supriyani di PN Andoolo Berlangsung Kondusif

Dalam pelaksanaannya, Satgas mendapati dua orang pemuda berinisial KU dan AN yang tengah mengatur parkir secara ilegal di depan kampus tersebut. Kedua pemuda tersebut kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis badik. “Kami mendapati dua pemuda yang sedang melakukan parkir liar sambil membawa sajam jenis badik,” ungkap Ipda Arief Rahman, salah satu personel Satgas yang berada di lokasi.

Baca Juga:  Selamatkan Dari Amukan Ortu Korban, Keluarga Tahanan Kasus Pencabulan Dibawah Umur Tuding Oknum Kanit Aniaya Tahanan, Ini Jawaban Kanit Reskrim Polsek Baruga

Tindakan tegas pun langsung dilakukan oleh personel Satgas dengan mengamankan pelaku beserta barang bukti, yakni dua bilah badik dan sejumlah uang pecahan Rp1.000, Rp2.000, dan Rp5.000. Para tersangka kemudian dibawa ke Mako Polda Sultra untuk diproses lebih lanjut oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polda Sultra dalam memberantas segala bentuk penyakit masyarakat dalam pelaksanaan Operasi Pekat Anoa 2025 dan memastikan keamanan lingkungan, khususnya di area publik yang rawan gangguan.(Redaksi)

Baca Juga:  Raih 9 Apresiasi, Pj Gubernur : Jaga dan Lestarikan Warisan Budaya Sulawesi Tenggara Dengan Baik

 

.

Komentar