Puluhan Kendaraan Terjaring Razia Ditlantas Polda Sultra di Depan RS Bhayangkara

News421 views

GLOBAL SULTRA.COM.KENDARI,– Dalam rangkaian pelaksanaan Operasi Patuh Anoa 2025, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara kembali menggelar razia kendaraan bermotor. Razia kali ini dilaksanakan di kawasan depan Rumah Sakit Bhayangkara Kendari pada Kamis pagi (24/7/2025).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA dan berakhir sekitar pukul 11.00 WITA tersebut dipimpin oleh Kasatgas Preventif Operasi Patuh Anoa 2025, Kompol Tiswan, S.H., M.H. Fokus utama operasi adalah penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang terlihat secara langsung (kasat mata).

Baca Juga:  Gubernur Andi Sumangerukka Sampaikan Pidato Perdana Dalam Rapat Paripurna DPRD Sultra

Hasilnya, sebanyak 47 kendaraan dikenai tindakan, terdiri dari 46 sepeda motor dan 1 unit mobil. Jenis pelanggaran yang dominan mencakup penggunaan knalpot tidak standar (brong), pengendara tanpa helm, serta pengemudi yang melawan arus lalu lintas.

“Operasi ini dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut setelah sebelumnya kami melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat hampir satu tahun terakhir,” ujar Kompol Tiswan.

Baca Juga:  Konferensi Pers Polresta Kendari Ungkap Motif Ketersinggungan di Balik Kasus Pembunuhan di Salah Satu Hotel

Ia menegaskan bahwa penegakan hukum dilakukan secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis agar masyarakat merasa dilayani, bukan ditakuti.

Dalam kesempatan itu, Kompol Tiswan juga mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas demi keselamatan di jalan.

“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab petugas, tapi juga masyarakat sebagai pengguna jalan. Mari kita wujudkan budaya tertib lalu lintas bersama,” imbuhnya.

Baca Juga:  Narasi Media Online terkait pengembangan pengungkapan Judi Online oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri

Razia ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Patuh Anoa 2025 yang digelar selama dua pekan, mulai 14 Juli hingga 27 Juli 2025, dan akan terus dilaksanakan di berbagai titik strategis di wilayah Sultra.(Redaksi)

.

Komentar