Tim Gabungan Bersama Masyarakat Berhasil Temukan Korban Nurlian, Warga Konut Yang Diterkam Buaya Dalam Kondisi Tidak Bernyawa

News750 views

GLOBAL SULTRA.COM.Konawe Utara, — Pencaharian oleh tim gabungan Basarnas, TNI – POLRI, BPBD serta masyarakat terhadap korban Nurlian memberikan hasil yang baik, Selasa (07/10/25)

Sekitar pukul 07.00 wita korban Nurlian yang terekam buaya akhirnya ditemukan meski dalam keadaan telah meninggal dunia.

Korban ditemukan oleh saudari Ode (adik kandung korban) bersama suaminya saat lakukan pencarian bersama tim gabungan dan masyarakat di wilayah sungai lasolo tempat korban di terkam buaya.

Baca Juga:  Pasangan Calon Gubernur Nomor Urut 2, ANDI SUMANGERUKKA -HUGUA Ungkap Leading Sektor Jika Dipercaya Rakyat Sultra

“Alhamdulillah sudah ditemukan mi kasian. Keluarganya ji yang lihat dia terapung. Alhamdulillah kondisinya utuh di temukan,”ungkap Siswono Warga Kelurahan Wanggudu.

Korban saat ini telah di bawah di rumah duka di kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara.

Seperti diberitakan sebelumnya,
Seorang warga Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Nurlian di informasikan hilang diterkam buaya.

Baca Juga:  KPK Launcing Hasil Survey Penilaian Integritas 2024, Segini Nilai Kabupaten/Kota Se-Sultra

Dari informasi yang dihimpun awak media, sebelumnya korban sedang beraktifitas diarea sungai wilayah wanggudu.

Tak lama kemudian muncul seekor buaya berukuran besar dan langsung menerkam korban, kemudian menyeret ke tengah sungai.

Peristiwa itu sempat di saksikan suami korban yang juga tengah berada di wilayah lokasi kejadian.

Suami korban sempat berteriak meminta pertolongan, namun naas buaya tersebut dengan cepat menggigit tubuh korban dan menenggelamkan ditengah-tengah perairan sungai.

Baca Juga:  Polres Konut dan Polsek Jajaran Terus Kiatkan Giat Strong Point Pengaturan Lalu Lintas

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 2.30 wita, Senin 6 Oktober 2025. Kejadian itu menarik perhatian warga untuk turut membantu mencari korban yang sampai saat ini belum ditemukan.

Ratusan warga bersama aparat gabungan dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian dan TNI turun langsung ke sungai menggunakan puluhan perahu untuk melakukan pencaharian.(Redaksi)

.

Komentar