di Ajang PSBM XXVI,Sultra Dapat Tambahan Cetak Sawah Rakyat 10 Ribu Hektare

News491 views

GLOBAL SULTRA.COM.Gubernur,- Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, hadir sebagai pembicara dalam Pertemuan Saudagar Bugis-Makassar (PSBM) XXVI di Ballroom Hotel Claro Makassar, Kamis (26/3/2026).

Kehadiran tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk memperkuat jejaring dengan pemerintah pusat sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor guna mendukung percepatan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan komitmennya dalam membangun daerah melalui semangat pengabdian dan kepemimpinan yang berintegritas.

“Jangan pernah bertanya apa yang kau dapatkan dari negara, tapi apa yang kau berikan untuk negara. Selaku pemimpin saya memegang prinsip ‘ikan busuk mulai dari kepalanya’, saya harus dalam keadaan bagus agar seluruh ‘badan’ Sulawesi Tenggara juga ikut bagus,” tegasnya.

Baca Juga:  Pemerintah Sultra Dukung Peran Strategis WKRI Melalui KONFERDA V Tahun 2025

Gubernur Andi Sumangerukka menjelaskan, nilai-nilai tersebut bukan sekadar prinsip, melainkan terbentuk dari pengalaman hidupnya sejak kecil di Sulawesi Tenggara, khususnya saat tinggal di Pulau Wawonii. Di tempat itulah, ia menyaksikan secara langsung ketulusan masyarakat yang membantu keluarganya tanpa pamrih.

Kenangan tersebut kemudian membentuk komitmennya untuk membalas kebaikan masyarakat melalui kerja nyata dan kebijakan yang berpihak pada rakyat. Prinsip pengabdian tersebut juga tercermin dalam gaya kepemimpinannya saat ini, termasuk komitmen menjaga integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga:  Pemda Muna Barat MoU Bersama Biro SDM Polda Sultra Jalin Kemitraan di Bidang Pendidikan

Momentum PSBM XXVI turut menghadirkan dukungan konkret bagi pembangunan Sulawesi Tenggara, khususnya di sektor pertanian. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa Sultra akan mendapatkan tambahan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 10 ribu hektare.

“Sulawesi Tenggara tambah cetak sawah lagi 10 ribu, demi mendorong swasembada selanjutnya,” ungkapnya.

Dengan tambahan tersebut, total program cetak sawah rakyat di Sulawesi Tenggara kini mencapai 24.050 hektare, meningkat dari sebelumnya, yaitu 14.050 hektare. Peningkatan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong percepatan swasembada pangan di daerah.

Baca Juga:  Brida Sultra Raih Penghargaan Terbaik Kategori Manajemen Tata Kelola Kajian Berbasis Bukti

Tambahan program ini juga sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang menempatkan sektor pangan sebagai salah satu prioritas pembangunan, khususnya melalui pengembangan agromaritim.

Melalui forum yang mengangkat tema “Saudagar Tangguh, Ekonomi Tumbuh” dan dirangkaikan dengan Halal Bi Halal Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), PSBM XXVI menjadi ruang strategis dalam membuka peluang kerja sama yang berdampak langsung bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara. ( Redaksi )

.

Komentar