Meriahkan HUT Sultra Ke 62, Ketua MAKN Muna, YM.La Ode Riago, Tampil Memukau Mengenakan Busana Kebesaran Raja Muna

News19 views

GLOBAL SULTRA.COM.KENDARI,- Momentum HUT Provinsi Sulawesi Tenggara yang ke 62 Diperingati dengan menampilkan aneka budaya, yang merupakan kekayaan tradisi budaya dari seluruh Kabupaten Kota.

Sebut saja satu diantaranya yang paling tampil memukau adalah defile budaya Dari Kabupaten Muna yang dipimpin langsung Ketua Majelis Adat Kerajaan Muna, YM Laode Riago,SH, tampil dengan mengenakan ciri khas pakaian kebesaran adat raja muna yang pernah meraih juara Di Istana Negara dalam kegiatan HUT RI.

Baca Juga:  Hari Ke 3 Kampanye di Wakatobi, ASR-Hugua Terus Meraih Dukungan Dan Sambutan Meriah Dari Masyarakat

Pawai budaya ini mengambil titik start dari Museum Sultra dan berakhir di kawasan Tugu XMTQ yang menjadi panggung kehormatan.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, bersama unsur Forkopimda dan masyarakat tampak antusias menyaksikan setiap penampilan pawai budaya ini. Sorakan dan tepuk tangan terus mengiringi rombongan peserta, menandakan tingginya apresiasi terhadap kekayaan budaya daerah.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Kabupaten Muna. Sekitar 300 peserta yang tergabung dari Majelis Adat Kerajaan Nusantara, Kerajaan Muna, serta organisasi perangkat daerah tampil kompak di bawah komando Bupati Muna, Drs.H.Bachrun,M.Si.

Baca Juga:  Pj Gubernur di Muna, Salurkan Bantuan dan Tinjau Gerakan Pasar Murah

Keindahan barisan semakin lengkap dengan kehadiran,YM La Ode Riago.SH,yang dipercaya langsung mengatur jalannya barisan.Majelis Adat Kerajaan Nusantara ( MAKN )YM.La Ode Riago.SH, tampil memukau dengan mengenakan busana kebesaran Raja Muna yang sarat nilai historis dan estetika tinggi.
Ia mengungkapkan bahwa busana tersebut telah dua kali meraih penghargaan terbaik tingkat nasional, termasuk saat digunakan dalam upacara kenegaraan di Istana Negara di hadapan Presiden Republik Indonesia.

Baca Juga:  Pergantian Pj Bupati Buton Selatan Dipertanyakan, Mengapa Pelantikan Belum Juga Dilakukan

Tak hanya itu, dalam momentum pawai budaya tersebut, Raja Muna juga menyerahkan cendera mata khas berupa Kris Lolabi Muna, plakat Kerajaan Muna, serta sarung tenun Botu sebagai simbol kekayaan budaya dan warisan leluhur yang terus dijaga.
Pawai budaya ini bukan sekadar perayaan, melainkan wujud nyata pelestarian budaya serta ajang mempererat persatuan masyarakat Sulawesi Tenggara dalam bingkai keberagaman yang harmonis.( Redaksi )

.

Komentar