Mentan Amran Sulaiman Apresiasi Gerak Cepat Polda Sultra Tangani Banjir di Kendari

News121 views

GLOBAL SULTRA.COM.Kendari,— Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, mengapresiasi langkah cepat Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) dalam membantu penanganan korban banjir di Kota Kendari. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir di bantaran Sungai Wanggu, Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Selasa (12/5/2026) siang.

Dalam kunjungan tersebut, Mentan melihat langsung personel Polri yang terjun ke lapangan membantu evakuasi warga serta mendirikan tenda pengungsian bagi masyarakat terdampak. Kehadiran aparat kepolisian dinilai sangat membantu dalam penanganan awal bencana.

Baca Juga:  Lepas Kontingen, Pj Gubernur Harap Sultra Mampu Berprestasi Optimal di Pon XXI Aceh-Sumut 2024

Di hadapan Wakapolda Sultra, Gidion Arif Setyawan, Amran menyampaikan rasa salut atas respons cepat jajaran Polda Sultra dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir.

“Bhayangkari top! Pak Kapolri, ini Polda Sultra luar biasa, gerak cepat bantu rakyat dan bahkan memberikan bingkisan,” ujar Amran kepada awak media di lokasi.

Diketahui, Amran Sulaiman datang langsung dari Jakarta untuk meninjau kondisi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Kendari dan sekitarnya. Selain mengunjungi bantaran Sungai Wanggu, ia juga meninjau area persawahan milik petani yang terdampak banjir di Desa Mohalo, Kecamatan Konda.

Baca Juga:  Polres Konawe Bersama Warga Kec. Meluhu Bergotong Royong Perbaiki Jalan dan Membuat Jembatan Kayu

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat sekaligus melihat secara langsung dampak banjir terhadap sektor pertanian. Sejumlah lahan pertanian dilaporkan terendam, yang berpotensi mempengaruhi hasil panen petani setempat.

Usai melakukan peninjauan, Mentan RI berjanji akan memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak, khususnya petani yang mengalami kerugian akibat banjir. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga serta mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah Sulawesi Tenggara.( Redaksi )

.

Komentar