GLOBAL SULTRA.COM.KENDARI,– Koalisi Lembaga Anti Korupsi yang terdiri dari LPPK Sultra, Laskar Merah Putih, serta Jaringan Mahasiswa Pemberantas Korupsi dan Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS)
menyerukan aksi unjuk rasa untuk mendesak aparat penegak hukum meninjau ulang kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Cirauci II Kabupaten Buton Utara Tahun Anggaran 2023 Aksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026, dengan rute aksi menuju Pengadilan Tipikor Kendari dan DPRD Sulawesi Tenggara.

Ketua LPPK Sultra, Karmin, menilai penanganan perkara dugaan korupsi proyek Jembatan Cirauci II belum mencerminkan rasa keadilan dan transparansi hukum. Menurutnya pihak yang diproses dan dijatuhi hukuman hanya berasal dari unsur swasta, sementara penyelenggara negara yang diduga turut bertanggung jawab belum tersentuh proses hukum.
Kasus ini dinilai belum menyentuh seluruh pihak yang patut dimintai pertanggungjawaban atas kerugian negara yang diperkirakan mencapai kurang lebih Rp670 juta,” ujar Karmin
Dalam seruan aksi yang diterima media.
Koalisi tersebut mendesak Pengadilan Tipikor Kendari bersama aparat penegak hukum untuk membuka kembali dan mengusut secara menyeluruh dugaan korupsi proyek Jembatan Cirauci II demi menegakkan supremasi hukum tanpa tebang pilih.
Mereka juga menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara adil terhadap seluruh pihak yang terlibat, tanpa memandang jabatan maupun kedudukan.“Hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” tegas Karmin.
Dalam aksi nanti, massa juga berencana menyampaikan sejumlah tuntutan terkait transparansi penanganan perkara korupsi di Sulawesi Tenggara, khususnya yang melibatkan proyek-proyek infrastruktur daerah.
Judul Alternatif:
1. Koalisi Anti Korupsi Sultra Desak Kasus Jembatan Cirauci II Dibuka Kembali
2. Dinilai Tebang Pilih, Aktivis Akan Geruduk Tipikor Kendari soal Kasus Jembatan Cirauci II
3. Massa Anti Korupsi Siap Aksi di Kendari, Soroti Dugaan Ketimpangan Hukum Kasus Jembatan Cirauci II
4. Karmin: Hukum Jangan Tajam ke Bawah, Kasus Jembatan Cirauci II Harus Diusut Tuntas
5. Koalisi Lembaga Anti Korupsi Tantang APH Buka Ulang Dugaan Korupsi Jembatan Cirauci II Tahun 2023 ( Redaksi )

.






Komentar