Gubernur ASR Hadiri Malam Ramah Tamah Kapolda Sultra,Tekankan Sinergi Bersama Pemprov Sultra

News58 views

Global Sultra com. Kendari, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat sinergi dengan jajaran kepolisian guna mendukung stabilitas daerah, kelancaran pembangunan, dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat di berbagai sektor strategis.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, saat menghadiri malam ramah tamah Kapolda Sultra yang digelar di Claro Hotel Kendari, Rabu malam (20/5/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Sultra menyampaikan ucapan selamat kepada Brigjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji atas pelantikannya sebagai Kapolda Sultra yang baru.

Gubernur meyakini, dengan pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki, Kapolda Sultra yang baru dapat melanjutkan dan meningkatkan berbagai capaian positif yang telah diraih para pendahulu, sehingga Polda Sultra terus memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah.

Baca Juga:  Gubernur Sultra Buka Rakorda Binwas Perkuat Integritas dan Sinkronisasi Pengawasan Daerah

Pada kesempatan itu, gubernur juga memaparkan gambaran singkat mengenai kondisi dan potensi Provinsi Sulawesi Tenggara. Menurutnya, Sultra sebagai daerah berciri kepulauan memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah, baik di sektor pertanian, pertambangan, kelautan dan perikanan, maupun pariwisata.

Ia menyebut Sulawesi Tenggara memiliki cadangan nikel terbesar di dunia, serta potensi emas, perak, dan berbagai mineral lainnya yang menjadi kekuatan strategis daerah dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

Selain kaya sumber daya alam, gubernur menegaskan bahwa Sulawesi Tenggara juga dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi keberagaman. Masyarakat dari berbagai suku, agama, budaya, dan etnis hidup berdampingan secara harmonis.

Baca Juga:  Kepala BPBD Sultra Pimpin Apel Siaga Bencana Tahun 2025

Empat suku lokal utama di Sultra, yakni Tolaki/Mekongga, Buton, Muna, dan Moronene, hidup berdampingan bersama berbagai etnis nusantara lainnya seperti Bugis, Makassar, Jawa, Sunda, Bali, Minang, Batak, Dayak, Ambon, Papua, dan suku lainnya. Kondisi tersebut menjadikan Sulawesi Tenggara kerap disebut sebagai miniatur Indonesia.

Lebih lanjut, gubernur menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara saat ini terus fokus melaksanakan berbagai kebijakan dan program pembangunan daerah guna mewujudkan visi Terwujudnya Sulawesi Tenggara yang Maju, Aman, Sejahtera dan Religius.

Menurutnya, dalam mewujudkan visi tersebut tentu akan menghadapi berbagai tantangan dan dinamika. Namun dengan dukungan seluruh komponen pembangunan daerah serta semangat kebersamaan, berbagai hambatan diyakini dapat diatasi secara bersama-sama.

Baca Juga:  Sterilisasi Sukses, Pengamanan Kampanye Calon Gubernur Sultra 2024 Di Wawotobi Berjalan Secara Optimal

Karena itu, gubernur menekankan pentingnya komitmen, koordinasi, dan kerja sama yang sinergis antara pemerintah daerah, TNI/Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung keberhasilan pembangunan.

Ia berharap sinergi dan kolaborasi yang selama ini telah terjalin baik antara jajaran Polri di wilayah Sultra dengan pemerintah daerah dapat terus dipelihara dan ditingkatkan, khususnya dalam menyukseskan program pembangunan demi peningkatan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara secara berkelanjutan.

(Redaksi Globalsultra,)

.

Komentar