Dari Siaga Menjadi Aksi, ERT dan Satgas Karhutla PT.SPR Bergerak Tangani Kebakaran Hutan

News36 views

GLOBAL SULTRA.COM.KONAWE UTARA, – Kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan kembali menjadi perhatian PT Stargate Pasific Resources (SPR). Pada Senin, 19 Oktober 2026, Tim Emergency Response Team (ERT), Satgas Karhutla, bersama karyawan PT SPR bergerak melakukan penanganan kebakaran hutan yang ditemukan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Titik api pertama kali ditemukan saat Satgas Karhutla PT SPR melaksanakan patroli rutin di sekitar wilayah operasional. Mengetahui adanya kebakaran, tim segera melakukan koordinasi internal untuk menentukan langkah penanganan serta mengerahkan personel dan peralatan menuju lokasi.

Dalam proses penanganan, perusahaan mengerahkan dua unit water truck sebagai sumber suplai air untuk mendukung upaya pemadaman. Tim ERT dan Satgas Karhutla juga menggunakan perlengkapan keselamatan dan peralatan pendukung, termasuk Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA), untuk menunjang keselamatan personel yang bekerja di area terdampak asap.

Baca Juga:  Pasca-Demo, Polda Sultra dan Petugas Gabungan Bersihkan Sisa Pembakaran Ban di Kendari

Kasatgas Karhutla PT SPR, Nurwanda A., mengatakan temuan titik api tersebut menunjukkan pentingnya patroli dan pemantauan lapangan sebagai bagian dari sistem deteksi dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

“Titik api ditemukan oleh tim ketika melaksanakan patroli rutin. Setelah menerima informasi dari lapangan, kami langsung melakukan koordinasi internal dan mengerahkan personel serta sarana yang tersedia untuk melakukan penanganan. Prinsip kami adalah merespons secepat mungkin agar kebakaran tidak berkembang dan meluas ke area lainnya,” ujar Nurwanda.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui. Karena itu, tim memfokuskan upaya pada penanganan di lapangan serta pemantauan terhadap area sekitar untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api maupun potensi penyebaran kebakaran.
Respons tersebut merupakan kelanjutan dari berbagai langkah kesiapsiagaan yang telah dilakukan Satgas Karhutla PT SPR.

Baca Juga:  Hadapi Nataru, Polda Sultra dan Bapanas Gelar Rapat Koordinasi Pengendalian Harga dan Mutu Beras

Sebelumnya, perusahaan juga melaksanakan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan bersama masyarakat serta sejumlah instansi terkait. Patroli rutin kemudian dijalankan sebagai salah satu langkah untuk memperkuat pengawasan di sekitar wilayah operasional.

Menurut Nurwanda, pengalaman penanganan di lapangan juga menunjukkan bahwa ancaman karhutla membutuhkan koordinasi yang lebih luas.

Kebakaran tidak mengenal batas administratif maupun batas IUP, sehingga kemampuan merespons kejadian secara cepat akan semakin kuat apabila perusahaan-perusahaan yang wilayah operasionalnya berdekatan memiliki mekanisme kerja sama tanggap darurat.
“Ke depan kami akan mendorong kerja sama dengan perusahaan-perusahaan yang memiliki IUP berdekatan untuk membangun mekanisme kesiapsiagaan bersama.

Baca Juga:  Dit Resnarkoba Polda Sultra Musnahkan Barang Bukti Narkotika Hasil Penindakan Januari - Maret 2024

Harapannya, ketika terjadi kondisi darurat seperti kebakaran, kita dapat saling mendukung dari sisi personel, peralatan maupun sumber daya lainnya sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi,” tambah Nurwanda.

Inisiatif tersebut diharapkan berkembang menjadi jejaring atau tim tanggap darurat antarperusahaan, sehingga sumber daya yang tersedia di masing-masing perusahaan dapat saling mendukung ketika terjadi keadaan darurat di sekitar wilayah operasional.

Bagi PT Stargate Pasific Resources, upaya pengendalian karhutla tidak hanya dilakukan ketika api telah muncul. Patroli, deteksi dini, kesiapan personel, ketersediaan peralatan, serta kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi satu rangkaian penting untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi kejadian yang lebih besar.( Redaksi )

.

Komentar