Polda Sultra Gelar Program Poliran, Bantu Hubungkan Pencari Kerja dengan Perusahaan

News14 views

GLOBAL SULTRA.COM.KENDARI ,— Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigjen Pol. Budi Hermawan, S.I.K., tatap muka bersama badan usaha jasa pengamanan (BUJP), penyedia tenaga kerja, dan masyarakat pencari kerja melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) di Kantor Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sultra, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sultra, Kepala BPMP Sultra, Ketua BPD ABUJAPI Sultra, para pimpinan BUJP, serta perwakilan perusahaan pengguna jasa pengamanan.

Wakapolda mengatakan, program Poliran merupakan bagian dari implementasi kebijakan Kapolri melalui visi Polisi Bersama Masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, kepolisian berupaya membangun komunikasi dan kemitraan untuk membantu masyarakat memperoleh akses terhadap peluang kerja.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk implementasi visi kebijakan Bapak Kapolri, yaitu Polisi Bersama Masyarakat,” kata Wakapolda Sultra.

Baca Juga:  Resmi Dilantik, JMSI Sultra Akan Segera Bekerja Untuk memenuhi Standar Profesionalisme Pers

Ia menjelaskan, melalui program tersebut, kepolisian tidak hanya melakukan pendataan terhadap masyarakat yang membutuhkan pekerjaan, tetapi juga mengidentifikasi perusahaan yang memerlukan tenaga kerja.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mempertemukan kebutuhan perusahaan dengan calon tenaga kerja yang sesuai, termasuk melalui pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pencari kerja.

“Di sinilah peran kita kepolisian, sampai dengan tingkat Polda, Polres, hingga Polsek, bukan hanya sekadar mendata calon tenaga kerja, tetapi juga mendata tempat-tempat perusahaan yang menjadi pengguna calon tenaga kerja bidang pengamanan,” ujarnya.

Brigjen Pol Budi juga menekankan pentingnya pelatihan untuk mempersiapkan calon tenaga kerja agar memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.

“Melalui program pelatihan seperti ini, tenaga kerja diharapkan memiliki kedisiplinan dan kompetensi sehingga lebih mudah dibantu untuk disalurkan ke perusahaan-perusahaan maupun pengguna tenaga kerja,” lanjutnya.

Baca Juga:  Ribuan Masyarakat Kota Kendari Hadiri Kampanye Perdana Yudhi-Nirna, Sampaikan Visi misi Tujuh Program Menyala

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Sultra, Den Ayu Kanem Khaltsum menyampaikan dukungan terhadap program Poliran yang diinisiasi Kapolri.

Ia mengatakan, ABUJAPI siap menjadi mitra kepolisian dalam mendukung pelatihan, peningkatan keterampilan, serta penyaluran tenaga kerja ke sektor jasa pengamanan.

Ayu menyampaikan jumlah personel satpam yang dikelola mencapai 10.091 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.227 orang telah mengikuti pendidikan, sedangkan 864 orang lainnya belum mengikuti pelatihan.

“Dukungan ABUJAPI terhadap program Poliran dilakukan melalui fasilitasi pelatihan dan sertifikasi, serta membantu mempertemukan calon tenaga kerja dengan perusahaan yang membutuhkan personel pengamanan,” jelasnya.

Baca Juga:  UMP dan UMSP Sultra Tahun 2025 Sudah Ditetapkan, ini Besarannya

Ia berharap kerja sama antara kepolisian, ABUJAPI, dan dunia usaha dapat terus diperkuat sehingga masyarakat pencari kerja memperoleh akses terhadap pelatihan dan kesempatan kerja yang sesuai dengan kualifikasi.

Kegiatan tatap muka tersebut juga diisi dengan sesi diskusi bersama masyarakat pencari kerja. Dalam sesi tersebut, peserta menyampaikan sejumlah masukan terkait persoalan ketenagakerjaan di sektor jasa pengamanan.

Salah satu persoalan yang disoroti adalah keberadaan penyedia jasa tenaga kerja yang belum memiliki surat izin operasional atau legalitas usaha. Peserta berharap kepolisian dapat membantu menjembatani persoalan tersebut agar penyedia jasa pengamanan lokal memiliki kesempatan yang sama dalam menjalankan usaha. Masukan tersebut mendapat perhatian dari pihak kepolisian dan akan ditindaklanjuti.( Redaksi )

.

Komentar