Operasi Patuh Anoa 2026 Dimulai, Kapolres Bersama Bupati Konut Pimpin Apel Gelar Pasukan, 10 Prioritas Pelanggaran Jadi Perhatian

News30 views

GLOBAL SULTRA.COM.Konawe Utara, — Berdasarkan data Integrated road safety management system (IRSMS), selama periode januari hingga september 2026 di Sultra tercatat 1.569 kejadian kecelakaan yang mengakibatkan 234 orang meninggal dunia. Data ini menunjukan bahwa permasalahan lalu lintas menjadi tantangan serius yang harus ditangani secara terpadu dan berkelanjutan

Oleh karena itu, upaya mewujudkan keamanan, keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar lantas) tidak bisa berorientasi hanya pada penindakan pelanggaran saja, tetapi juga harus mengutamakan pencegahan, edukasi dan pelayanan melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan dan partisipasi aktif masyarakat

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) AKBP Dr. Rico Fernanda, S.H., S.I.K., M.H bersama Bupati Konawe utara Dr. H. Ikbar, S.H., M.H dan Dandim 1430 diwakili Pasi Pers Kodim Kapten Inf. Asriono pimpin acara gelar pasukan opersi Patuh Anoa 2026 bertempat di Halaman Mako Polres Konut Kelurahan Wanggudu Kecamatan Asera Kabupaten Konawe utara, Senin (26/10/26) sekira pukul 08.00 wita

Baca Juga:  Kapolda Sultra Buka Gelar Operasional 2025, Tegaskan Komitmen Polri yang Presisi

Turut hadir pada gelaran pasukan operasi patuh Wakapolres Kompol Sumarso, S.Sos, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Asmadin, S.Pd., M.M, Kadis Perhubungan Rahmatullah, S.H, Kasat Pol PP La Gulira, S.Pd, para PJU, para Kapolsek serta perwira Polres Konawe utara

“Operasi Patuh Anoa 2026 dengan tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan” menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui kerja nyata, keteladanan dan kepatuhan terhadap aturan dan menempatkan masyarakat sebagai orientasi setiap kebijakan dan tindakan kepolisian” ungkap Kapolres Konut saat membacakan amanat Kapolda Sultra

Baca Juga:  Penguatan Tugas dan Fungsi Kanwil Kemenkumham Sultra Oleh Staf Ahli Bidang Politik dan Keamanan

Operasi patuh anoa 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai tanggal 26 oktober 2026 hingga 08 november 2026 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. Operasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dan diharapkan mampu mewujudkan ruang jalan dan ruang publik yang tertib aman serta meningkatkan kepercayaan publik melalui pelayanan dan penegakan hukum yang profesional, humanis dan berkeadilan

Adapun 10 prioritas pelanggaran yang menjadi perhatian yaitu :
1. Pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor yang melawan arus
2. Pengendara yang tidak menggunakan Helm SNI
3. Pengguna knalpot yang tidak sesuai spesifikasi atau knalpot brong
4. Pengemudi yang melakukan balapan liar
5. Pengemudi yang tidak menggunakan sabuk keselamatan
6. Pengendara yang menggunakan telepon dan merokok saat berkendara
7. Pengendara yang masih di bawah umur
8. Pengendara motor berboncegan lebih dari satu orang
9. Pengendara yang belum memiliki SIM, dan
10. Penggunaan TNKB atau Nomor Polisi kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

Baca Juga:  Giat Jumat Curhat Brimobda Sultra Bagi Kasih, Bersama lnsan Pers

Mengakhiri amanatnya Kapolres Konawe utara AKBP Dr. Rico Fernanda, S.H., S.I.K., M.H berpesan agar seluruh personel yang melaksanakan operasi patuh anoa 2026 melaksanakan dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan berintegritas dan berharap meningkatnya kepatuhan masyarakat terhadap keselamatan dan menurunnya resiko kecelakaan.( Redaksi )

.

Komentar