Kapolda Sultra Dorong Peluang Kerja bagi Masyarakat Lewat Program Polisi Peduli Pengangguran

News51 views

GLOBAL SULTRA.COM.KENDARI ,– Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., menggelar tatap muka bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari, penyedia tenaga kerja, serta pencari kerja dalam program Polisi Peduli Pengangguran, Kamis (29/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula BPVP Kendari ini merupakan bagian dari implementasi program Quick Wins Kapolri dengan tagline “Polisi Bersama Masyarakat” untuk mendorong terbukanya peluang kerja dan meningkatkan keterampilan masyarakat.

Pertemuan tersebut dihadiri Kepala BPVP Kendari M.A. Habibi Kadir, S.T., M.T., perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Tenggara, serta sejumlah branch manager perusahaan swasta di Kendari. Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi untuk mempertemukan kebutuhan dunia usaha dengan pencari kerja, sekaligus membahas pentingnya pelatihan vokasi dalam mempersiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar.

Baca Juga:  Kadis Perumahan Sultra Muhammad Nurjaya Memberi Penjelasan Terkait Temuan BPK-RI

Kepala BPVP Kendari M.A. Habibi Kadir mengapresiasi program Polisi Peduli Pengangguran yang dinilai dapat membantu memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan dan kesempatan kerja. Ia menyampaikan bahwa BPVP Kendari menyediakan 13 jurusan pelatihan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan kompetensi, memperoleh keterampilan baru, serta mempersiapkan diri memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha mandiri.

Baca Juga:  Dari 3.000 ke 10.000 Unit, Sultra Gas Pol Bedah Rumah Tahun Ini

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sultra menekankan peran Polri tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui program yang memberikan manfaat langsung. Program Polisi Peduli Pengangguran menjadi salah satu bentuk pelaksanaan Quick Wins Kapolri, dengan mendorong sinergi antara kepolisian, lembaga pelatihan, pemerintah, dan sektor swasta agar masyarakat memiliki akses lebih luas terhadap peluang produktif.

Salah seorang peserta pelatihan, Farhan (23), yang mengambil jurusan barista, mengaku tertarik mengikuti pelatihan karena melihat semakin banyaknya kedai kopi (Coffee shop) di Kendari. Ia ingin menambah pengalaman dan keterampilan agar memiliki bekal untuk memasuki dunia kerja. Menurut Farhan, pelatihan yang dijalaninya selama 18 hari menjadi kesempatan untuk mempelajari keterampilan baru di bidang kopi.

Baca Juga:  Patroli Presisi Polres Konawe Utara Sisir Lokasi Rawan dan Imbau Remaja Tak Balap Liar

Melalui program ini, Polda Sultra berharap kolaborasi dengan BPVP, instansi ketenagakerjaan, dan perusahaan swasta dapat terus diperkuat sehingga pelatihan yang diikuti masyarakat memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dunia kerja. Sinergi tersebut diharapkan membantu pencari kerja meningkatkan daya saing, membuka kesempatan memperoleh penghasilan, serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di Sulawesi Tenggara.( Redaksi )

.

Komentar