Jumat Keliling, Kapolres Konawe Utara Sampaikan Pesan Kamtibmas Peran Masyarakat Antisipasi Perkelahian Pelajar

News23 views

GLOBAL SULTRA.COM.Konawe Utara ,— Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Konawe utara AKBP Dr. Rico Fernanda, S.H., S.I.K., M.H berikan pesan-pesan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) pada kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Muhajirin Kelurahan Wanggudu Kecamatan Asera, Jumat (30/10/26)

Jumat keliling (Jumling) adalah kegiatan rutin implemetasi program Kapolri Jenderal Polisi Dr. (H.C) Suyudi Ario Seto yang dilakukan pimpinan Polri, Polda, Polres, maupun Polsek turun langsung ke Masjid-masjid bersilaturahmi dengan masyarakat dan memberikan pesan Kamtibmas.

Baca Juga:  Pangdam XIV/Hsn Tegaskan Netralitas TNI dan Profesionalisme Prajurit Dalam Pilkada Serentak 2024, Mendukung Program Dapur Sehat dan Makan Siang Bergizi

Dalam pesan kamtibmasnya, Kapolres Konawe utara mengusung tema peran masyarakat dalam rangka mengantisipasi aksi perkelahian (tawuran) pelajar.

Menurutnya, masyarakat memegang peran penting sebagai mata dan telinga serta lingkungan pendukung mengantisipasi atau mencegah terjadinya perkelahian pelajar

“Mari kita hidupkan kepedulian sosial di lingkungan tempat tinggal dengan meningkatkan komunikasi antarwarga dan memperkuat pengawasan terhadap aktivitas para remaja, khususnya pada malam hari maupun saat jam-jam rawan yang sering dimanfaatkan untuk berkumpul tanpa tujuan yang jelas.” Ajak Kapolres AKBP Rico Fernanda

Baca Juga:  Polres Konut Turunkan 48 Personel Amankan Giat Malam Taptu dan Pawai Obor Tradisi Sambut Hut RI ke-79

Kapolres Konawe utara juga mengajak peran aktif orang tua guna mengetahui dengan siapa anak bergaul, ke mana mereka pergi setelah pulang sekolah, serta memastikan anak memiliki kegiatan positif yang dapat mengurangi risiko terpengaruh oleh lingkungan yang tidak sehat. Pengawasan sederhana di rumah sering kali menjadi faktor penting dalam mencegah munculnya perilaku yang mengarah pada tindakan kekerasan.

Peran tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat dan tokoh agama dalam memberikan pengawasan lingkungan merangkul para pelajar melalui kegiatan positif baik olahraga, seni dan diskusi kepemudaan sehinga energi mereka tersalur dengan baik.

Baca Juga:  Kampanye Penutup, Hugua Tampil Mengesankan, Dengan Mengulas Detail Terbentuknya Provinsi Sultra

Membangun komunikasi antar masyarakat, pihak sekolah dan orang tua guna deteksi dini perubahan sikap anak atau keterlibatan anak dalam geng pelajar.

Kapolres Konawe utara berharap masyarakat aktif melaporkan apabila ada indikasi akan terjadi perkelahian pelajar melalui call center layanan Polisi 110.( Redaksi )

.

Komentar