Mesin dan Kabel Booster Puuwatu Hilang, PPWI Sultra Minta Wakil Wali Kota Sidak PDAM Kendari

News52 views

GLOBAL Sultra.com, Kendari ,— Masalah demi masalah di Perumda Air Minum (PDAM) Kota Kendari belum usai. Setelah dugaan kasus korupsi, kini muncul laporan hilangnya mesin dan kabel di instalasi Booster Puuwatu, Sabtu(31‑10‑2026).

Warga setempat yang enggan disebutkan namanya menduga barang‑barang itu diambil oleh pihak dalam untuk dijadikan besi tua.
“Itu mesin masih bagus, hanya tidak dipakai. Mereka ambil, bongkar tembaganya lalu dijual, bahkan dibawa pakai mobil alat berat,” papar warga.

Baca Juga:  Plh Kakanwil Buka Kegiatan Sosialisasi UPG, UPP, Pelatihan Protokoler Dan Kehumasan

Ketua Umum PPWI Sulawesi Tenggara, Karmin, SH., meminta kasus ini diusut tuntas, karena aset itu milik Pemerintah Kota Kendari dengan nilai yang besar.
“Tidak mungkin orang luar atau anak‑anak yang mengambilnya, sebab mesin itu sangat besar dan berat,” ujar Karmin saat dihubungi lewat WhatsApp.

Ia juga menantang Wakil Wali Kota Kendari untuk melakukan sidak ke PDAM. Menurutnya, selama ini publik hanya melihat sidak terhadap pedagang BBM pengecer yang sering viral di media sosial, sementara persoalan di lingkungan PDAM kurang mendapat sorotan.
“Kita lihat, beranikan sidak PDAM, di mana Dirut PDAM Kota Kendari adalah adik kandung dia sendiri,” tegas Karmin. Ia meminta jika terbukti ada keterlibatan pihak dalam, pelaku harus dihukum dan diberhentikan.

Baca Juga:  Polri, TNI AL dan TNI AU Buka Diklat Integrasi Bintara Serentak

Sementara itu, Direktur PDAM Kota Kendari, Sukryaman, mengakui benar terjadi pencurian di Booster Puuwatu. Ia menyatakan pihaknya sudah melaporkan ke penegak hukum, namun belum memastikan apakah laporan masuk ke Polres atau Polda.
“Kami sudah laporkan, saya tidak tahu persis ke Polda atau Polres, yang jelas sudah ada laporan dari staf. Dugaan sementara yang mencuri adalah anak‑anak di bawah umur,” tutur Sukryaman.

Baca Juga:  Kakorlantas Polri Imbau Masyarakat Waspadai Hoaks Soal Aturan Tilang Baru

Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih berjalan. Redaksi CorongSultra.com akan terus memantau perkembangan kasus ini.( Redaksi )

.

Komentar