Namanya Dikaitkan Saat Unras Kasus Korupsi Blok Mandiodo, Brigjen TNI Ayub Akbar Lakukan Klarifikasi, Itu Tidak Benar

News776 views

GL.OBAL SULTRA.COM, Kendari -Kasus dugaan korupsi perizinan pertambangan Di Blok Mandiodo Sultra telah bergulir pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Namun belakangan pada salah satu unjuk rasa memunculkan nama Brigjen TNI Ayub Akbar pada pamflet unjuk rasa.

Terkait hal ini, Komandan Korem 143/HO Kendari, Brigjen TNI Ayub Akbar  mengklarifikasi terkait beredarnya selebaran Pamflet Unjuk Rasa dan namanya disebut dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi perizinan tambang di Blok Mandiodo, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Kamis (07/03/24) pekan lalu.

Baca Juga:  KERAMAT Bela Ketua DPRD Sultra Diduga Akan Diganti, Karena Dekat Dengan Eksekutif, Langgar AD/ART Partai

” Kasus dugaan korupsi perizinan tambang di Blok Mandiodo Konawe Utara (Konut). Saat ini bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Jakarta Pusat.

Komandan Korem 143/HO. Brigjen Ayub membantah keterangan saksi Rudi Tjandra yang dihadirkan pada sidang lanjutan perkara tersebut di PN Tipikor Jakpus pada Senin (4/3/2023) lalu.

Menurutnya itu tidak benar, saya dengan saksi atas nama Rudi Tjandra itu sebelumnya tidak kenal dan tidak pernah ketemu sama sekali,”pungkasnya.

Baca Juga:  Kapolri Silaturahmi dengan Tokoh Lintas Agama Sumut, Wujud Sinergi Bangun Bangsa

Ditegaskanya bahwa, terkait adanya Pamflet Aksi Unras dirinya pun siap menemui pendemo guna mengklarifikasi dan kebenaran terkait hal tersebut di Markas Korem 143/HO Kendari, tepatnya di Jalan. H Abdul Silondae, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara. Senin (11/03/24)
tutupnya. (*)

.

Komentar