Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda Sultra Bersama Forkopimda Laksanakan Penanaman Jagung Kuartal III di Kabupaten Konawe

News210 views

GLOBAL SULTRA.COM.Konawe,– Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama jajaran Forkopimda Provinsi Sultra menggelar kegiatan Penanaman Jagung Kuartal III dan Penanaman di Lahan Perhutanan Sosial, yang dilaksanakan di wilayah Wawotobi, Kabupaten Konawe, pada Selasa (9/7/2025), pukul 14.00 Wita. Total luas lahan untuk penanaman jagung serentak di Kabupaten Konawe seluas 15 Ha.

Baca Juga:  Tim Voli Bhayangkara Presisi Juara 3 AVC Men’s Club Championship 2024 di Iran

Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., didampingi oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H., Sekda Provinsi Sultra Asrun Lio, serta para Pejabat Utama Polda Sultra dan unsur Forkopimda Provinsi Sultra.

Penanaman jagung ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani, khususnya yang berada di wilayah perhutanan sosial. Program ini diharapkan mampu membantu menstabilkan pasokan bahan pangan strategis di Sulawesi Tenggara.

Baca Juga:  Irjen Didik Agung Widjanarko Pimpin Sertijab Wakapolda Sultra

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko juga menyerahkan secara simbolis bantuan benih jagung kepada para petani sebagai bentuk dukungan konkret dari institusi Polri terhadap produktivitas pertanian di daerah.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga ikut berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, termasuk dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Kita berharap kegiatan ini bisa menjadi pemicu semangat petani dalam mengelola lahan produktif,” ujar Kapolda.

Baca Juga:  Beri Pembekalan Kepada 2.000 Capaja, Kapolri: Sinergitas Modal Hadapi Tantangan

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan, menandai kolaborasi erat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong kemandirian pangan di wilayah Sulawesi Tenggara.(Redaksi)

.

Komentar