Tim Gabungan Bersama Masyarakat Berhasil Temukan Korban Nurlian, Warga Konut Yang Diterkam Buaya Dalam Kondisi Tidak Bernyawa

News180 views

GLOBAL SULTRA.COM.Konawe Utara, — Pencaharian oleh tim gabungan Basarnas, TNI – POLRI, BPBD serta masyarakat terhadap korban Nurlian memberikan hasil yang baik, Selasa (07/10/25)

Sekitar pukul 07.00 wita korban Nurlian yang terekam buaya akhirnya ditemukan meski dalam keadaan telah meninggal dunia.

Korban ditemukan oleh saudari Ode (adik kandung korban) bersama suaminya saat lakukan pencarian bersama tim gabungan dan masyarakat di wilayah sungai lasolo tempat korban di terkam buaya.

Baca Juga:  Federasi SBIS Soroti Keterlambatan Pembayaran Upah Buruh Yang Terjadi Di kawasan PT IMIP

“Alhamdulillah sudah ditemukan mi kasian. Keluarganya ji yang lihat dia terapung. Alhamdulillah kondisinya utuh di temukan,”ungkap Siswono Warga Kelurahan Wanggudu.

Korban saat ini telah di bawah di rumah duka di kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara.

Seperti diberitakan sebelumnya,
Seorang warga Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Nurlian di informasikan hilang diterkam buaya.

Baca Juga:  Lanal Kendari Sharing Komunikasi dan Motivasi Bersama Dr Aqua Dwipayana

Dari informasi yang dihimpun awak media, sebelumnya korban sedang beraktifitas diarea sungai wilayah wanggudu.

Tak lama kemudian muncul seekor buaya berukuran besar dan langsung menerkam korban, kemudian menyeret ke tengah sungai.

Peristiwa itu sempat di saksikan suami korban yang juga tengah berada di wilayah lokasi kejadian.

Suami korban sempat berteriak meminta pertolongan, namun naas buaya tersebut dengan cepat menggigit tubuh korban dan menenggelamkan ditengah-tengah perairan sungai.

Baca Juga:  Ketua LAT Terpilih Beri Cendra Mata Adat Kepada, YM La Ode Riago, SH Sangia Kobenteno Tekankan Pentingnya Silaturahmi Antar Suku di Bumi Anoa

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 2.30 wita, Senin 6 Oktober 2025. Kejadian itu menarik perhatian warga untuk turut membantu mencari korban yang sampai saat ini belum ditemukan.

Ratusan warga bersama aparat gabungan dari Basarnas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepolisian dan TNI turun langsung ke sungai menggunakan puluhan perahu untuk melakukan pencaharian.(Redaksi)

.

Komentar